<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054</id><updated>2011-04-21T18:55:23.060-07:00</updated><category term='Kumpulan Akhwat Narcis'/><category term='http://www.blogger.com/img/gl.photo.gif'/><title type='text'>HMI"AlHaq"Undip</title><subtitle type='html'>The Think Thank in Every Aspek.
"ULIL ALBAB" Harapan Masyarakat International</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>32</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-4945763010345377615</id><published>2008-08-13T21:45:00.000-07:00</published><updated>2008-08-13T22:00:39.248-07:00</updated><title type='text'>Kepemimpinan Nasional</title><content type='html'>Kepemimpinan SBY dalam Psikoanalisa Anak Tunggal&lt;br /&gt;Oleh : Lukman &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah hiruk-pikuk perjalanan bangsa Indonesia yang sedang dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), penulisan "karakter politik" tentangnya ini disusun bukan sebagai sebuah pledoi yang bertendensi subjektifitas atau berapologi. Pasalnya, perlu ditegaskan bahwa penulisan ini dibuat berdasarkan teori psikoanalisa, untuk melihat diri SBY dari sudut kejiwaan dan pengalaman masa lalunya. Dan di sisi yang lain, tulisan ini sekadar berupaya hadir untuk memperkaya wacana biografis seseorang yang dianggap bertanggung jawab terhadap fluktuasi laju kebangsaan serta kenegaraan Republik Indonesia.&lt;br /&gt;Tulisan ini juga disusun dengan meletakkan sejauh mungkin keberpihakan politiknya kepada SBY; bukan berarti "menghitam-putihkan", melainkan menempatkan posisinya seobjektif dan seproporsional mungkin.&lt;br /&gt;Sederhananya, coretan ini merupakan sejenis biografi murni berikut karier dan perjalanan hidup SBY sebagai seorang manusia biasa yang memiliki plus-minus kepribadiannya.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;SBY lahir dari lingkungan keluarga yang bisa dikatakan prihatin. Sang ayah, yang pada saat itu bertugas sebagai Komandan Komando Rayon Militer (Danramil) dengan kewenangan mencakup satu kecamatan, tidak berarti berkecukupan secara ekonomi. Sebagai seorang bintara berpangkat pembantu letnan satu (peltu), gajinya sangat kecil. Ditambah lagi daerah tersebut termasuk wilayah terpencil dan tandus, pun sepi dari "proyek". SBY kecil—sebagai bagian dari masyarakat Pacitan—amat akrab dengan gaplek dan tiwul sebagai makanan sehari-hari. Kehidupan sebagian besar orang di kawasan itu, memang sedemikian bertumpu pada pohon singkong.&lt;br /&gt;Kendati kondisi perekonomiannya anjlok, namun sebenarnya SBY bukanlah tergolong dari keturunan "biasa". Ayahnya, Raden Soekotjo, termasuk sosok terpandang di lingkungannya. Soekotjo adalah turunan salah seorang pendiri Pondok Pesantren Gontor, Ponorogo. Darah bangsawan mengalir dari kedua orang tuanya, keturunan Naib Anjosari II (Majapahit) dan Sultan Hamengku Buwono III.&lt;br /&gt;Sebagai anak tunggal pasangan Soekotjo dan Siti Habibah—SBY yang lahir seusai adzan Dzuhur, 9 September 1949—cukup memperoleh kasih sayang keluarga. Soekotjo yang menjabat sebagai Danramil selama empat periode pada beberapa kecamatan di Pacitan, menanamkan disiplin dan kerja keras pada dirinya.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Waktu bergulir. SBY beranjak dewasa. Beliau mulai berpikir untuk keluar daerah mencoba mengadu nasib, tuntutan dan harapan. Perceraian kedua orangtuanya—saat ia masih duduk di bangku SMP—adalah pukulan getir yang mengajarkannya tentang siklus hidup yang memang tak mudah untuk ditempuh. Cita-cita masa kecilnya menjadi tentara, segera dirajutnya. Tahun 1970 SBY masuk Akabri (Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia) di Magelang. (Dimana dua tahun sebelumnya, SBY pernah menjadi mahasiswa Teknik Mesin Institut Teknologi 10 November, Surabaya). Di Akabri, tahun 1973 beliau menyabet predikat lulusan terbaik dengan lencana Adhi Makasaya, yang langsung diserahkan oleh Presiden Soeharto. Karier militernya terus menanjak selama 26 tahun berikutnya.&lt;br /&gt;Setelah itu, SBY menyelesaikan karier kemiliterannya sebagai Kepala Staf Sosial Politik ABRI yang kemudian berubah nama karena reformasi menjadi Kepala Staf Teritorial TNI tahun 1998-1999.&lt;br /&gt;Bersamaan dengan masa finishing karier militernya itu, SBY dan keluarga tinggal di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Dari wisma yang dibangun di atas tanah seluas lebih dari 3.000 meter tersebut, SBY lekas merangkai mimpinya untuk menjadi orang nomor satu di negeri ini.&lt;br /&gt;Menjadi pemenang bukan hal baru dalam kehidupan Jenderal (Purn) SBY. Sesuai dengan namanya yang kira-kira berarti "sosok penuh kesetiaan dan selalu memenangi peperangan", semenjak lahir hingga menjabat sebagai Presiden ke-6 RI sekarang ini, memang berbagai "peperangan" sudah berhasil beliau taklukan. Kini, di tengah kembang-kempis situasi dan kondisi bangsa—sebagai seorang kepala negara—akankah SBY mampu menggenapi seluruh kemenangannya?&lt;br /&gt;Kejiwaan Anak Tunggal&lt;br /&gt;Liku-liku perjalanan hidup SBY tersebut, tak bisa dilepaskan dari pengalaman masa kecilnya, terlebih faktor kejiwaannya sebagai seorang anak semata wayang yang dibina langsung oleh orangtuanya.&lt;br /&gt;Alfred Adler (1870-1937), seorang tokoh psikologi individual, menjelaskan bahwa anak tunggal dengan pendidikan dan pengayoman yang baik akan menjadi manusia yang dapat diunggulkan, karena mereka cenderung tampil perfect di depan umum, membuat perhatian publik agar tetap tertuju padanya. Ciri menonjolnya, akan selalu berupaya tampil charming dan mengontrol diri secara ketat (Kompas, 2004).&lt;br /&gt;Eksplikasi tentang anak tunggal ala Adler, membawa pada sketsa kemiripan mengenai sisi kejiwaan SBY. Menurut cerita teman-temannya, SBY ini tindak-tanduknya terjaga, santun, karismatik, serta menunjukkan perhatian kepada orang lain.&lt;br /&gt;Kata Adler, kebutuhan untuk terus diperhatikan, mendorongnya untuk cenderung menjaga perasaan orang lain. Sehingga tipologi orang seperti ini akan berusaha menjauhi hal-hal yang mungkin menyakiti orang lain. Ia senantiasa berupaya menjadi penengah, hati-hati dalam mengambil keputusan, dan suka melakukan tindakan yang populer.&lt;br /&gt;Seperti gambaran Adler, sejarah hidup SBY memang mengindikasikan posisinya sebagai anak tunggal yang secara psikologis punya pengaruh besar dalam pembentukan kepribadiannya. Susilo, demikian teman-teman sebaya kecilnya memanggil beliau, sering dijadikan sebagai pemimpin. SBY juga begitu gandrung membaca bermacam buku. Bacaan-bacaan tersebut membentuk sifat intelektualnya. SBY menjadi tempat bertanya teman-temannya tentang banyak hal, terutama ilmu berhitung, sejarah, dan ilmu bumi.&lt;br /&gt;Dalam bukunya SBY Sang Demokrat (2004) diterangkan bagaimana ia berteladan pada ayah, yang membuatnya berdedikasi tinggi ketika menjalankan tugas. Sementara keterpisahannya dengan orangtua adalah peristiwa yang mencemaskan, lalu membuat SBY tumbuh menjadi anak yang belajar mandiri.&lt;br /&gt;Di sisi yang berbeda, indikasi lain yang didapat dari anak tunggal, menurut Adler, adalah peragu dan bersikap terlalu hati-hati. Ini mirip dengan sikap yang dipersepsikan tentang diri SBY. Kecerdasannya memungkinkan ia mengambil keputusan yang rasional. Ia bisa saja mengambil keputusan secara cepat dan tegas, namun hal itu biasanya hanya terjadi ketika ruang lingkup masalah dikuasainya, dan tidak berkaitan dengan kepentingan orang-orang yang dekat dengannya. Selebihnya, ia lambat dan sering bimbang.&lt;br /&gt;Menghindari Konflik&lt;br /&gt;Pengalaman hidup dan sifat-sifat yang tumbuh, membentuk diri SBY menjadi orang yang berkarakter seperti saat ini. SBY percaya bahwa kehidupan politik adalah harmoni dan manusia yang terlibat di dalamnya bertujuan untuk bekerja sama memenuhi kebutuhan serta meningkatkan kesejahteraan bersama (Kompas, 2004).&lt;br /&gt;SBY cenderung menggunakan kata kerja (verb) yang mengandung arti harmonis, kesesuaian, dan kerjasama, seperti mempertemukan, konsolidasi, memahami, memelihara, atau menaungi. Kepercayaan ini sejalan dengan kebijakannya yang cenderung meminimalisir konflik dan "cari aman".&lt;br /&gt;Dalam motif sosial, yang menonjol dari diri SBY adalah kebutuhan prestasi dan afiliasi. Seirama dengan kebutuhannya untuk menjadi orang yang dapat diandalkan, ia terdorong untuk bekerja keras dan berupaya memperoleh hasil maksimal. Kesan keragu-raguan dan lambatnya dalam menentukan sikap, sangat mungkin didasari oleh kebutuhan afiliasinya.&lt;br /&gt;Dengan karakteristik kepribadian yang dimilikinya, SBY bisa tampil sebagai pemimpin yang layak diunggulkan; SBY mampu menampilkan prestasi kepemimpinannya, jika ia menyadari segala kekurangannya lalu mau menutupinya dengan cara memilih "teman yang tepat".&lt;br /&gt;Jika tidak—seperti umumnya anak tunggal yang sering salting (salah tingkah) lantaran terlalu diperhatikan—SBY terancam gagal meraih kemenangan selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lukman Wibowo—Pemerhati Karakter; Penulis, tinggal di Semarang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-4945763010345377615?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/4945763010345377615/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=4945763010345377615' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/4945763010345377615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/4945763010345377615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2008/08/kepemimpinan-nasional.html' title='Kepemimpinan Nasional'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-8066628918599201510</id><published>2008-08-10T03:22:00.000-07:00</published><updated>2008-08-10T03:31:49.199-07:00</updated><title type='text'>Selamat Jalan Kanda 2</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Bang Imad Telah Wafat&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;              &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_XgDwzc3cFzA/SJ7B9sKmJKI/AAAAAAAAACk/6WU9cj8tCqY/s1600-h/imad.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_XgDwzc3cFzA/SJ7B9sKmJKI/AAAAAAAAACk/6WU9cj8tCqY/s320/imad.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5232833082622878882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Salah seorang tokoh bangsa Muhammad Imaduddin Abdurahim yang dikenal dengan ‘Bang Imad’ meninggal dunia. Bang Imad telah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Minggu (3/8/2008).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_XgDwzc3cFzA/SJ7DOeC7L8I/AAAAAAAAACs/9I1g0fd92aE/s1600-h/picture-1.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_XgDwzc3cFzA/SJ7DOeC7L8I/AAAAAAAAACs/9I1g0fd92aE/s320/picture-1.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5232834470402011074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="direction: ltr; unicode-bidi: embed; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;Bang Imad wafat di rumahnya kawasan Kampung Bulak, Klender, Jakarta Timur, Sabtu (2/8/2008) pukul 09.00 WIB. Sebelum tutup usia, tokoh cendekiawan muslim kelahiran Kab Langkat Tanjungpura 21 April 1931 itu memang menderita sakit sejak lama.&lt;br /&gt;Pemakaman Bang Imad dilakukan secara kenegaraan dengan inspektur upacara Mensesneg Hatta Rajasa. Hadir dalam pemakaman yang dilakukan pukul 08.00 WIB ini, sejumlah tokoh bangsa, seperti Gus Dur dan Ketua MK Jimly Ash-Shiddiqie, serta sejumlah tokoh muslim.&lt;br /&gt;Hadir juga para pendiri dan aktivis Masjid Salman ITB. Selama ini, Bang Imad dikenal sebagai pendiri Masjid Salman ITB yang sangat kesohor itu. Atas jasanya terhadap bangsa, Bang Imad dianugerahi Bintang Mahaputera oleh pemerintah.&lt;br /&gt;Muhammad ‘Imaduddin’ Abdurahim MSc., PhD adalah Doktor Filsafat Tehnik Industri dan Engineering Valuation dari Iowa State University, Ames, Iowa, AS. Dosen Departemen Elektro ITB (1962-1980) dan Universitas Teknologi Malaysia (1971-1973). Aktif di Organisasi Islam Kepemudaan Lokal seperti Hizbullah, Masyumi, HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), PII (Pemuda Islam Indonesia) dan internasional, seperti WAMY, IIFSO dan MSA. Bang Imad adalah penggagas berdirinya ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) dan Bank Muamalat.&lt;br /&gt;Menurut Budi Santoso, Humas Kalam ITB, Bang Imad dikenal sebagai guru bangsa yang secara persisten dan konsisten dalam memberikan keteladanan antara iman dan amal. Kesesuaian antara perbuatan dan keyakinan tersebut banyak memberi inspirasi kepada tokoh-tokoh muda Islam.&lt;br /&gt;Bang Imad, menurut Budi, merupakan tokoh penting yang mewarnai Masjid Salman ITB dengan peranannya dalam kegiatan kaderisasi. Kegiatan ini telah diakui sebagai kegiatan yang sangat penting dalam penanaman nilai-nilai tauhid, dakwah, kepemimpinan, usroh dan kebersamaan setelah mereka meninggalkan kampus dan berkiprah di dunianya masing-masing. Bang Imad juga menjadi tokoh panutan bagi kaum muda muslim di negara-negara lain.&lt;br /&gt;Menurut Budi, Keluarga Alumni Salman ITB bertekad untuk tetap meneruskan pemikiran-pemikiran dan nilai-nilai yang telah dibangun oleh Bang Imad dalam penegakan kebenaran dan syiar agama Islam untuk mencapai tujuan umat dan Bangsa Indonesia.(detik.com ; Minggu, 03/08/2008 13:56 WIB)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-8066628918599201510?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/8066628918599201510/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=8066628918599201510' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/8066628918599201510'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/8066628918599201510'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2008/08/selamat-jalan-kanda-2.html' title='Selamat Jalan Kanda 2'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_XgDwzc3cFzA/SJ7B9sKmJKI/AAAAAAAAACk/6WU9cj8tCqY/s72-c/imad.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-5186315527328374889</id><published>2008-08-10T03:20:00.001-07:00</published><updated>2008-08-10T03:20:56.335-07:00</updated><title type='text'>Selamat Jalan Kanda 1</title><content type='html'>&lt;div class="post hentry"&gt; &lt;a name="3751040010750428770"&gt;&lt;/a&gt; &lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://hmi-surabaya.blogspot.com/2008/07/selamat-jalan-kanda-deliar-noer.html"&gt;Selamat Jalan Kanda Deliar Noer&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt;  &lt;div class="post-body entry-content"&gt; &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_dyee4S1j6Xw/SIWIxPqXk1I/AAAAAAAAABM/pvyxBpyLQP0/s1600-h/Deliar_Noer.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_dyee4S1j6Xw/SIWIxPqXk1I/AAAAAAAAABM/pvyxBpyLQP0/s320/Deliar_Noer.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225733322232533842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Deliar Noer (Medan 9 Februari 1926 - Jakarta, 18 Juni 2008), adalah seorang dosen, pemikir, peneliti dan penulis buku. Biografi Bung Hatta merupakan hasil karya tulisnya (buku : Mohammad Hatta Biografi Politik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bibliografi:&lt;br /&gt;  * Islam &amp;amp; masyarakat (2003)&lt;br /&gt;  * Islam &amp;amp; politik (2003)&lt;br /&gt;  * Mohammad Hatta, hati nurani bangsa 1902-1980 (2002)&lt;br /&gt;  * Membincangkan tokoh-tokoh bangsa (2001)&lt;br /&gt;  * Mencari Presiden (1999)&lt;br /&gt;  * Aku bagian ummat, aku bagian bangsa : otobiografi Deliar Noer (1996)&lt;br /&gt;  * Mohammad Hatta : biografi politik (1990)&lt;br /&gt;  * Culture, philosophy, and the future : essays in honor of Sutan Takdir Alisjahbana on his 80th birthday (1988).&lt;br /&gt;  * Perubahan, pembaruan, dan kesadaran menghadapi abad ke-21 (1988).&lt;br /&gt;  * Partai Islam di pentas nasional 1945-1965 (1987).&lt;br /&gt;  * Administrasi Islam di Indonesia (1983)&lt;br /&gt;  * Islam, Pancasila dan asas tunggal (1983).&lt;br /&gt;  * Mengenang Arief Rahman Hakim (1983).&lt;br /&gt;  * Bunga rampai dari Negeri Kanguru (1981)&lt;br /&gt;  * Administration of Islam in Indonesia (1978).&lt;br /&gt;  * Sekali lagi, masalah ulama-intelektuil atau intelektuil-ulama: suatu tesis buat generasi muda Islam (1974)&lt;br /&gt;  * Guru sebagai benteng terakhir nilai-nilai ideal; tuntutan : bekerja tertib (1973)&lt;br /&gt;  * The modernist Muslim movement in Indonesia, 1900-1942 (1973)&lt;br /&gt;        o Gerakan Modern Islam di Indonesia 1900-1942 (terjemahan) (1990)&lt;br /&gt;  * Beberapa masalah politik (1972)&lt;br /&gt;  * IKIP D Sewindu : pidato/laporan Rektor pada Dies Natalis ke VIII IKIP D, diutjapkan pada tanggal 20 Mei 1972 (1972)&lt;br /&gt;  * Kitab tuntunan untuk membuat karangan ilmiah, termasuk skripsi, (1964).&lt;br /&gt;  * The rise and development of the modernist Muslim movement in Indonesia during the Dutch colonial period 1900-1942 (1963).&lt;br /&gt;  * Partisipasi dalam pembangunan (1977)&lt;br /&gt;  * Pengantar ke pemikiran politik (1965)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Almarhum Deliar Noer adalah mantan ketua PB HMI yang sampai akhir hayatnya selalu memberikan perhatian kepada HMI, utamanya pada HMI-MPO. Oleh karena itu, terlewatkannya HMINEWS dalam memberitakan kepergiannya menghadap Sang Khaliq adalah sebuah kealpaan jamaah HMI-MPO pada umumnya yang kurang bisa menghargai para pendahulunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepatnya tanggal 18 Juni 2008, Indonesia kehilangan seorang tokoh ilmuwan muslim yang sangat disegani karena independensinya. Almarhum tutup usia di RSCM, pukul 13.40 WIB, dalam usia 82 tahun. Almrhum yang terlahir di Medan tanggal 9 Februari 1926 dari keluarga pergerakan keturunan Minangkabau ini adalah sosok yang perlu intelektual diteladani generasi muda HMI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau adalah doktor politik Indonesia pertama lulusan luar negeri. Beliau meraih gelar doktor dari Cornell University, USA dengan desertasi berjudul “The Rise and Development of the Modernist Moslem Movement in Indonesia, 1900-1942. Disamping itu, sebagai sosok intelektual, beliau telah menghasilkan beberapa karya buku diantaranya: “Pengantar ke Pemikiran Politik” (Rajawali, 1983), “Ideologi, Politik dan Pembangunan”, “Islam, Pancasila dan Asas Tunggal” (1985), “Mohammad Hatta : Biografi Politik” (1990), “Pemikiran politik di negeri Barat” (Mizan 1997), “Mencari Presiden” (Alqaprint, 1999), “Islam dan Politik” (Yayasan Risalah, 2003), dan beberapa buku lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain sosok intelektual, dalam politik beliau adalah sosok yang selalu kritis terhadap penguasa. Pada masa orde lama, almarhum harus dipaksa mundur sebagai dosen USU Medan karena dianggap menentang konsep Nasakom-nya Sukarno. Karena kekritisannya juga, almarhum dipaksa mundur oleh Soeharto dari jabatannya sebagai rektor IKIP Yakarta (kini UNJ), dan kemudian terpaksa pindah mengajar di Australia. Beliau juga merupakan salah satu tokoh Petisi 50 yang selalu aktif mengkritisi pemerintah sampai sekarang. Ketika ICMI didirikan pada awal tahun 90-an, almarhum adalah salah satu tokoh yang menentang, bersama Gus Dur dan Ridwan Saidi. Menurut almarhum, ICMI adalah organisasi yang tidak independen sehingga tak layak untuk didukung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memori saya terhadap Almarhum, Pak Deliar Noer adalah sosok yang telaten dan perhatian terhadap para juniornya di HMI. Saya masih ingat pada kesabarannya terhadap PB HMI dalam memberikan kursus politik setiap dua minggu sekali. Teman-teman PB HMI-MPO periode 2003-2005 tentu masih ingat, setiap minggu sore -dua minggu sekali- selalu sowan ke perpustakaan pribadi beliau di Jalan Cumi-Cumi Raya, Rawamangun, guna mengaji politik Islam. Sampai sekarang saya masih terharu oleh semangatnya mendidik kader-kader muda Islam (HMI-MPO) agar menjadi kader yang tangguh di masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai kajian dua mingguan ini, kawan saya sesama mantan PB HMI, Syifa Amin, berkomentar: “....Beliau sangat antusias berdiskusi dengan anak-anak muda. Banyak hal-hal yang behind the scene, yang tak ada di buku Pak Deliar, diceritakan blak-blakan di situ. Seperti gosip tentang Cokroaminoto yang rutin nyambangi sanggar tari di Solo, dimana ternyata sang tokoh mempunyai affair dengan salah seorang penari di sana. Ada juga cerita tentang Bung Hatta. Sebagai penulis biografi dan orang dekat Bung Hatta di masa senja, Pak Deliar tahu betul dapur sang proklamator. Katanya, Bung Hatta pernah nunggak bayar listrik dan hampir saja aliran listrik di rumahnya diputus. Saat itu, uang pensiun Wapres minim dan sang proklamator tak punya penghasilan selain dari uang pensiun itu (meski sebenarnya bisa karena banyak perusahaan yang menawarinya menjadi komisaris tapi ditolaknya).”&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-5186315527328374889?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/5186315527328374889/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=5186315527328374889' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/5186315527328374889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/5186315527328374889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2008/08/selamat-jalan-kanda-1.html' title='Selamat Jalan Kanda 1'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_dyee4S1j6Xw/SIWIxPqXk1I/AAAAAAAAABM/pvyxBpyLQP0/s72-c/Deliar_Noer.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-816524158131794817</id><published>2008-08-06T21:08:00.000-07:00</published><updated>2008-08-06T21:17:56.774-07:00</updated><title type='text'>AL MARHALAH AT-TARBIYAH</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TIPS 9 JENIS TARBIYAH (PENDIDIKAN)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 9 jenis Tarbiyah (pendidikan) yang digali oleh Ibnu Qoyyim, dan dirangkum oleh Dr. Hasan Al Hijazy yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tarbiyah Imaniyah (mendidik Iman)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada 3 sarana untuk mendidik iman :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;selalu mentadabburi (mengamati, mempelajari, menghayati) tanda-tanda kekuasaan Alloh Dzat Pencipta serta keluasan rahmat dan hikmah perbuatan-Nya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tadabbur bisa dilakukan dengan penglihatan biasa (bashiroh), penalaran akal sehat, dengan mentadabbur kekuasaan Alloh, hasil-hasil ciptaan-Nya, gejala-gejala alam, kesempurnaan penciptaan manusia, juga ayat-ayat Al Quran.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selalu mengingat kematian yang penuh ketidakpastian&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Mendalami fungsi semua jenis ibadah sebagai salah satu cara mendidik iman.&lt;br /&gt;Caranya :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;banyak mengerjakan amal saleh yang sendi utamanya adalah keikhlasan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;memperbanyak do’a dan harapan kepada Alloh semata&lt;/li&gt;&lt;li&gt;menghindari riya’ dalam berkata dan bertindak &lt;/li&gt;&lt;li&gt;mencintai firman Alloh&lt;/li&gt;&lt;li&gt;berkeyakinan bahwa kelak akan berjumpa langsung dengan Alloh&lt;/li&gt;&lt;li&gt;melanggengkan rasa syukur dalam keadaan apapun&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tarbiyah Ruhiyah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Cara melakukan tarbiyah ruhiyah menurut Ibnu Qoyyim&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;memperdalam iman kepada hal-hal (ghoib) yang dikabarkan Alloh seperti azab, kubur, alam barzakh, akhirat, hari perhitungan,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;memperbanyak dzikir dan sholat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;melakukan muhasabah (instropeksi diri) setiap hari sebelum tidur&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mentadabburi makhluk Alloh yang banyak menyimpan bukti-bukti kekuasaan, ketauhidan, dan kesempurnaan sifat Alloh&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengagungkan, menghormati, dan mengindahkan seluruh perintah dan larangan Alloh&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tarbiyah Fikriyah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;kegiatan tafakkur (merenung/berkontemplasi) menurut Ibnu Qoyyim adalah menyingkap beberapa perkara dan membedakan tingkatannya dalam timbangan kebaikan dan keburukan&lt;br /&gt;dengan tafakkur, seseorang bisa membedakan antara yang hina dan yang mulia, dan antara yang lebih buruk dari yang buruk.&lt;br /&gt;Kata Imam Syafi’I,” Minta tolonglah atas pembicaraanmu dengan diam dan atas analisamu dengan tafakkur”&lt;br /&gt;Ibnu Qoyyim mengomentari kalimat itu dengan  berkala,” Yang demikian itu dikarenakan tafakkur adalah  amalan hati, dan ibadah adalah amalan jawarih (fisik),sedang kedudukan hati itu lebih mulia daripada jawarih maka amal hati lebih mulia daripada amal jawarih.&lt;br /&gt;Disamping itu, tafakkur bisa membawa seseorang  kepada keimanan yang tak bisa diraih oleh amal semata.”&lt;br /&gt;Sebaik-baik tafakkur adalah saat  membaca  Al Quran, yang akan mengantar manusia kepada ma’rifatullah (mengenal Alloh)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tarbiyah ‘ Athifiyah (mendidik perasaan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Naluri insting, kesedihan, kegembiraan, kemarahan, ketakutan, dan cinta merupakan perasaan-perasaan utama yang selalu mendera manusia&lt;br /&gt;Cinta adalah perasaan yang bisa menjadi motivasi paling kuat  untuk menggerakkan manusia melakukan apapun&lt;br /&gt;Ibnu Qoyyim memberi resep mendudukkan perasaan cinta yaitu :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;menanamkan perasaan yang kuat bahwa seorang hamba sangat membutuhkan Alloh, bukan yang lain&lt;/li&gt;&lt;li&gt;meyakinkan diri sendiri bahwa satu hati yang menjadi milik manusia harus dipenuhi hanya oleh satu cinta&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengokohkan perasaan bahwa pemilik segala sesuatu di dunia ini Alloh semata&lt;/li&gt;&lt;li&gt;beribadah kepada Alloh dengan nama-nama-Nya Yang Maha Awal, Maha Akhir, Maha Zhahir, dan Maha  Bathin demi menumbuhkan rasa fakir (butuh) kepada Alloh&lt;/li&gt;&lt;li&gt;bersikap tegas bahwa tak ada yang lebih tinggi dan mulia kedudukannya sesudah Alloh&lt;/li&gt;&lt;li&gt;menanamkan ma’rifat tentang betapa banyak nikmat Alloh dan betapa banyak kelemahan kita &lt;/li&gt;&lt;li&gt;menanamkan ma’rifat bahwa Alloh lah yang telah menciptakan semua perbuatan hamba-Nya dan telah menanamkan iman didalam hatinya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;menanamkan perasaan butuh pada hidayah Alloh dalam setiap detik kehidupannya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;serius memanjatkan do’a-do’a yang meminta pertolongan Alloh dalam menghadapi apapun&lt;/li&gt;&lt;li&gt;menanamkan kesadaran penuh akan nikmat dan karunia-Nya yang begitu banyak&lt;/li&gt;&lt;li&gt;menanamkan ilmu bahwa cinta kepada Alloh merupakan tuntutan iman&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tarbiyah Khuluqiyah (mendidik akhlaq)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Misi utama Rasulullah dimuka bumi untuk menyempurnakan akhlaq manusia&lt;br /&gt;Contoh-contoh utama akhlaq mulia yang diharapkan dari seorang Muslim adalah :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;sabar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;syaja’ah (keberanian)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;al itsar (mendahulukan kepentingan orang lain)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;syukur, amanah, jujur&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;      Cara mendidik akhlaq yang mulia :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;mengosongkan hati dari iktikad dan kecintaan kepada segala hal yang bathil&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengaktifkan dan menyertakan seseorang dalam perbuatan baik (al-birr)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;melatih dan membiasakan seseorang dalam perbuatan baik itu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;memberi gambaran yang buruk tentang akhlaq tercela&lt;/li&gt;&lt;li&gt;menunjukkan bukti-bukti nyata sebagai buah dari akhlaq yang mulia&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tarbiyah Ijtimaiyah (mendidik bermasyarakat)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pendidikan kemasyarakatan yang baik  adalah yang selalu memperhatikan perasaan orang lain&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Seorang muslim dalam masyarakat tidak dibenarkan menyakiti saudaranya walaupun hanya dengan menebarkan bau yang tidak enak&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak cukup hanya tidak menyakiti perasaan, seorang muslim harus mampu membahagiakan dan menyenangkan hati saudara-saudara disekitarnya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tarbiyah Iradiyah ( mendidik cita-cita)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;tarbiyah iradiyah berfungsi mendidik setiap Muslim untuk memiliki kecintaan terhadap sesuatu yang dicita-citakan, tegar menanggung derita dijalannya, sabar dalam menempuhnya mengingat hasil yang kelak akan diraihnya serta melatih jiwa dengan kesungguhan dalam beramal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;tanda-tanda iradah yang sehat adalah kegelisahan hati dalam mencari keridhaan Alloh dan persiapan untuk bertemu dengan-Nya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;seseorang yang iradahnya sehat juga akan bersedih karena menghabiskan waktu untuk sesuatu yang tidak diridhai Alloh&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Iradah  yang rusak akan lahir dalam bentuk penyakit ilmu, pengetahuan, dan keahlian yang berlawanan dengan syari’ah Alloh&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tarbiyah Badaniyah (mendidik jasmani)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;seorang Muslim harus secara terprogram memperhatikan unsur badan, menjaganya dan memenuhi hak-haknya secara sempurna&lt;br /&gt;Perhatian yang demikian akan mengantarkan seseorang pada ketaatan penuh dan kesempurnaan dalam menjalankan semua yang diwajibkan Alloh kepada-Nya&lt;br /&gt;Tarbiyah badaniyah meliputi : pembinaan badan di waktu sehat, pengobatan diwaktu sakit, pemenuhan kebutuhan gizi, serta olahraga (tarbiyah riyadhoh)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tarbiyah Jinsiyah ( pendidikan seks)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Insting seks merupakan sesuatu yang diciptakan Alloh, yang segera diwadahi oleh satu-satunya lembaga halal yaitu pernikahan&lt;br /&gt;Faedah dari sex (jima’) menurut Ibnu Qoyyim :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;menjaga dan melestarikan kehidupan manusia&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengeluarkan sperma yang jika tertimbun terlalu lama dalam tubuh akan membahayakan kesehatan manusia&lt;/li&gt;&lt;li&gt;wasilah untuk memenuhi hajat sexual dan untuk meraih kenikmatan batin dan biologis&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Tarbiyah jinsiyah bisa dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Memperbanyak pembicaraan tentang bahaya-bahaya zina dan berbagai kerusakan yang ditimbulkannya, termasuk ancaman terhadap dosa zina&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menyebarluaskan peringatan dan penjelasan tentang bahaya serta kerusakan-kerusakan yang ditimbulkan perilaku homosex&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menjadikan kebiasaan untuk membatasi pandangan mata sebagai kebudayaan ditengah masyarakat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak berkata-kata maupun melangkahkan kaki kecuali kepada hal-hal yang pasti mendapat pahala dari Alloh&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menyatakan perang terhadap semua bentuk nafsu dan keinginan yang buruk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meniadakan waktu yang kosong&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memperbanyak ibadah sunnah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melarang anak-anak bergaul dengan teman-teman yang buruk akhlaqnya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melarang anak-anak dengan keras untuk mendekati khamr (minuman keras)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melindungi anak dari penyimpangan fitrah kelaminnya&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-816524158131794817?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/816524158131794817/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=816524158131794817' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/816524158131794817'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/816524158131794817'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2008/08/al-marhalah-at-tarbiyah.html' title='AL MARHALAH AT-TARBIYAH'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-8820520322770923973</id><published>2008-07-27T21:04:00.000-07:00</published><updated>2008-07-27T21:10:14.081-07:00</updated><title type='text'>Perjuangan Hidup</title><content type='html'>&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;Akhir Perjuangan Hidup&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                                                 &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="log_book"&gt;" &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Cuma fiksi karangan biasa. Tidak semua wanita malam itu buruk, walau jelek dimata. "&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;     &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Angin malam yang dingin berhembus tanpa belas kasih, menusuk sumsum tulang para penghuni malam. Ratih mendekap kedua lengannya yang kedinginan. Ia agak menyesal menggunakan baju lengan terbuka di malam sedingin ini. Namun apa mau dikata, sudah menjadi resiko dan kewajiban menggunakan busana yang belum selesai dijahit oleh penjahitnya. Bila tidak, tak akan ada pekerjaan dan uang yang diburunya pun akan segera melayang.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sebagai seorang PSK jalanan, Ratih harus bisa menjadi kelelawar malam yang mengubah waktu tidurnya. Ini bukanlah pekerjaan yang Ratih inginkan. Bila ada kesempatan, ia ingin sekali untuk meninggalkannya. Namun kesempatan itu tak pernah menghampirinya. Tak ada pekerjaan lain yang mau menampungnya, wanita yang hanya lulusan Sekolah Dasar dan tanpa keterampilan apa-apa. Apalagi dengan tanggungan tiga anak yang masih kecil-kecil. Sebagai seorang single parent yang telah ditinggal mati oleh suaminya, dia harus dapat menggantikan posisi sebagai kepala keluarga.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Malam ini pun keberuntungan menjauh dari Ratih. Tak ada seorang pelanggan pun yang mau mengambilnya, walau ia sudah lama menunggu. Ratih juga sebenarnya menyadari semua ini akan terjadi padanya. Pekerjaan sebagai PSK yang tak berkelas serta berwajah pas-pasan dan usia yang sudah tidak muda lagi, Ratih kalah saingan oleh para pendatang baru di dunia hiburan malam yang dimana mereka jauh lebih cantik dan lebih muda dari padanya. Namun Ratih tetap tegar menghadapi semua ini demi anak-anaknya. Setelah lewat pukul 2 dini hari, Ratih pun meninggalkan tempat mangkalnya bersama para sahabatnya karena pelanggan yang dari tadi ditunggunya tak kunjung datang.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ratih tiba di rumah kontrakan sederhananya yang ia sewa dengan harga murah. Ketiga anaknya telah pergi bermain di alam mimpi mereka masing-masing. Setelah mengganti pakaian dinasnya dengan pakaian harian dan membersihkan diri, Ratih pun mengecup kening ketiga anaknya yang sudah tidur sebelum ia menyusul mereka berpetualang ke alam mimpi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;......&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;"Ma, tadi siang Pak Guru bilang kalau uang sekolah Nita belum dibayar, Nita nggak boleh ikut ujian." cerita Nita, anak sulung Ratih yang sudah duduk di bangku kelas 3 SMP kepada Ratih yang sedang menyiapkan makan malam untuk anak-anaknya sebelum ia pergi beroperasi.&lt;br /&gt;"Iya, besok mama pasti akan bayar. Tapi Nita yang sabar dulu ya, soalnya Abi juga harus bayar uang sekolahnya. Susu Doni juga sudah habis."&lt;br /&gt;"Tapi mama janji kan mau bayarin uang sekolah Nita?" tuntut Nita agak kecewa.&lt;br /&gt;"Pasti. Mama pasti akan bayar kalau mama udah dapet uang. Mangkanya Nita doain dong biar mama bisa dapet rejeki yang banyak." Ratih menenangkan.&lt;br /&gt;"Iya deh, semoga mamaku yang baik dapet rejeki yang banyak biar bisa bayarin uang sekolah Nita dan Abi. Sama bisa beli susu buat Doni yang imut ini, he he...."&lt;br /&gt;"Ya udah, mama pergi dulu ya? Nanti kalau makannya sudah selesai tolang semuanya diberesin ya, terus ajak adik-adiknya tidur soalnya mama pulangnya malem lagi!&lt;br /&gt;"Abi belajar yang rajin ya! Doni juga jangan nakal ya sayang! Nit, mama nitip adi-adik kamu ya! Jagain mereka! Mama pergi dulu." Ratih pun pergi setelah berpesan dan mengecup kening dan pipi mereka masing-masing. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;......&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Malam ini Ratih tidak lebih baik dari para kawan-kawannya yang lain. Ia hanya memperoleh satu pelanggan saja. Itupun uang yang diterimanya tidaklah banyak dan tidak sebanding dengan luka-luka memar yang diperolehnya karena perlakuan kasar si pengguna jasanya tadi. Namun Ratih tetap bersyukur bisa memperoleh uang untuk anak-anaknya. Sebelum pulang, Ratih membelikan susu buat Doni, anak bungsunya yang baru berusia 2 tahun.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di tengah pejalanan pulangnya, Ratih dihadang oleh sekawanan pemuda mabuk yang memaksa Ratih untuk menyerahkan semua uang yang ia bawa. Ratih pun berusaha melawan sekuat tenaga atas pemaksaan dan perampasan uang yang akan digunakannya untuk biaya sekolah anaknya. Namun malang nasibnya. Pisau tajam seorang pemuda yang digunakan untuk mengancam dan menakuti Ratih telah menancap dalam di perut Ratih. Mereka pun segera melarikan diri, meninggalkan Ratih seorang diri yang menahan sakit, serta membawa lari semua uang Ratih. Susu yang tadi dibeli Ratih untuk Doni kini berhamburan berantakan di jalan karena diinjak-injak oleh para pemuda bengis tadi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ratih sudah tak kuat menahan semua ini. Tetapi ia tak mau menyerah dan meninggalkan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Siapa yang akan mengurus dan merawat mereka bila ia mati? Ratih tak ingin membuat Nita, Abi, dan Doni menangis lagi meratapi kepergian orang tuanya. Ratih ingin sekali melihat mereka selalu tersenyum dan meraih sukses di masa depan. Namu keinginan itu tak akan dilihat dan dirasakan oleh Ratih. Setelah menahan rasa sakit dengan sekuat tenaga, Ratih pun tak dapat tertolong lagi. Pisau tajam itu telah merenggut nyawanya. mengantarkannya menemui suami tercintanya dan meninggalkan luka di hati orang-orang yang dikasihinya.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Diposting dari Kemudian.com&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-8820520322770923973?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/8820520322770923973/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=8820520322770923973' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/8820520322770923973'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/8820520322770923973'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2008/07/perjuangan-hidup.html' title='Perjuangan Hidup'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-8296189292591812373</id><published>2008-04-19T15:45:00.000-07:00</published><updated>2008-04-19T15:49:06.632-07:00</updated><title type='text'>Kohati Semarang Numpang Nampang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/SAp2pZ2H_6I/AAAAAAAAACc/hBh3-RHIs1k/s1600-h/PICT0246.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/SAp2pZ2H_6I/AAAAAAAAACc/hBh3-RHIs1k/s320/PICT0246.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5191091974182535074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-8296189292591812373?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/8296189292591812373/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=8296189292591812373' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/8296189292591812373'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/8296189292591812373'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2008/04/kohati-semarang-numpang-nampang.html' title='Kohati Semarang Numpang Nampang'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/SAp2pZ2H_6I/AAAAAAAAACc/hBh3-RHIs1k/s72-c/PICT0246.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-1143427815320909939</id><published>2008-04-19T15:37:00.000-07:00</published><updated>2008-04-19T15:43:09.184-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kumpulan Akhwat Narcis'/><title type='text'>Putri Revolusinya HMI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/SAp1PZ2H_5I/AAAAAAAAACU/iujMoXX79wA/s1600-h/PICT0245.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/SAp1PZ2H_5I/AAAAAAAAACU/iujMoXX79wA/s320/PICT0245.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5191090427994308498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mana diantara Akhwat HMI yang siap menjadi Putri Revolusi demi terwujudnya Tamaddun Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-1143427815320909939?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/1143427815320909939/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=1143427815320909939' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/1143427815320909939'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/1143427815320909939'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2008/04/putri-revolusinya-hmi.html' title='Putri Revolusinya HMI'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/SAp1PZ2H_5I/AAAAAAAAACU/iujMoXX79wA/s72-c/PICT0245.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-5022997797551685300</id><published>2008-03-25T22:49:00.001-07:00</published><updated>2008-03-25T22:50:27.477-07:00</updated><title type='text'>Foto</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/R-nkFh4Gz7I/AAAAAAAAACM/rhs04S9JsVw/s1600-h/901773766l.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/R-nkFh4Gz7I/AAAAAAAAACM/rhs04S9JsVw/s320/901773766l.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5181923629910642610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-5022997797551685300?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/5022997797551685300/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=5022997797551685300' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/5022997797551685300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/5022997797551685300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2008/03/foto_25.html' title='Foto'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/R-nkFh4Gz7I/AAAAAAAAACM/rhs04S9JsVw/s72-c/901773766l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-3234134329898578283</id><published>2008-03-25T22:39:00.000-07:00</published><updated>2008-03-25T22:48:14.803-07:00</updated><title type='text'>foto</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/R-njZR4Gz6I/AAAAAAAAACE/GJ5o-sGrhpI/s1600-h/Recovered_JPEG%2BDigital%2BCamera_178.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/R-njZR4Gz6I/AAAAAAAAACE/GJ5o-sGrhpI/s320/Recovered_JPEG%2BDigital%2BCamera_178.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5181922869701431202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-3234134329898578283?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/3234134329898578283/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=3234134329898578283' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/3234134329898578283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/3234134329898578283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2008/03/foto.html' title='foto'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/R-njZR4Gz6I/AAAAAAAAACE/GJ5o-sGrhpI/s72-c/Recovered_JPEG%2BDigital%2BCamera_178.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-3869614289589009180</id><published>2008-03-25T22:07:00.000-07:00</published><updated>2008-03-25T22:11:37.612-07:00</updated><title type='text'>Hari Ini ada Pelantikan</title><content type='html'>Selamat Berjuang bagi teman-teman yang akan dilantik sebagai jajaran Pengurus HMI Komisariat Tembalang UNDIP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakin Usaha Sampai&lt;br /&gt;Bahagia HMI&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-3869614289589009180?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/3869614289589009180/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=3869614289589009180' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/3869614289589009180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/3869614289589009180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2008/03/hari-ini-ada-pelantikan.html' title='Hari Ini ada Pelantikan'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-5717326427440092694</id><published>2008-01-15T23:37:00.000-08:00</published><updated>2008-01-15T23:47:10.642-08:00</updated><title type='text'>Datang Tak Terduga</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/R422Mey6OmI/AAAAAAAAAB8/MTYqXw-d4xk/s1600-h/SiemensClock-302x302-with-hands.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/R422Mey6OmI/AAAAAAAAAB8/MTYqXw-d4xk/s320/SiemensClock-302x302-with-hands.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5155977473950366306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="center" lang="sv-SE"&gt;&lt;i&gt;Seorang pemenang, juara yang telah mengalahkan ego diri sendiri adalah &lt;/i&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="center" lang="sv-SE"&gt;&lt;i&gt;seorang dengan disiplin yang kuat.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="center" lang="sv-SE"&gt;&lt;i&gt;Agar tahu pentingnya waktu dalam setahun,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="center" lang="sv-SE"&gt; &lt;i&gt;tanyakan pada murid yang tidak naik kelas.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="center" lang="sv-SE"&gt;&lt;i&gt;Agar tahu pentingnya waktu dalam sebulan&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="center" lang="sv-SE"&gt;&lt;i&gt;tanyakan pada ibu yang melahirkan bayi prematur.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="center" lang="sv-SE"&gt;&lt;i&gt;Agar tahu pentingnya waktu sejam&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="center" lang="sv-SE"&gt; &lt;i&gt;tanyakan pada kekasih yang sedang menunggu.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="center" lang="sv-SE"&gt;&lt;i&gt;Agar tahu pentingnya waktu semalam&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="center" lang="sv-SE"&gt; &lt;i&gt;tanyakan pada orang yang ketingglan pesawat.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="center" lang="sv-SE"&gt;&lt;i&gt;Agar tahu peningnya waktu sedetik,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="center" lang="sv-SE"&gt; &lt;i&gt;tanyakan pada orang yang baru saja terhindar dari keelakaan.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="center" lang="sv-SE"&gt;&lt;i&gt;Agar tahu semili detik, &lt;/i&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="center" lang="sv-SE"&gt;&lt;i&gt;yanyakan pada peraih medali perak olimpiade.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-5717326427440092694?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/5717326427440092694/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=5717326427440092694' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/5717326427440092694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/5717326427440092694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2008/01/datang-tak-terduga.html' title='Datang Tak Terduga'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/R422Mey6OmI/AAAAAAAAAB8/MTYqXw-d4xk/s72-c/SiemensClock-302x302-with-hands.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-7428957436232724549</id><published>2008-01-13T22:01:00.000-08:00</published><updated>2008-01-13T22:13:13.431-08:00</updated><title type='text'>Masa-masa Iddah untuk HMI (MPO) di Undip</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/R4r9Q-y6OhI/AAAAAAAAABI/97iEqFTbhBE/s1600-h/undip+tmbalang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/R4r9Q-y6OhI/AAAAAAAAABI/97iEqFTbhBE/s320/undip+tmbalang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5155211191655217682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-7428957436232724549?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/7428957436232724549/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=7428957436232724549' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/7428957436232724549'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/7428957436232724549'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2008/01/masa-masa-iddah-untuk-hmi-mpo-di-undip.html' title='Masa-masa Iddah untuk HMI (MPO) di Undip'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/R4r9Q-y6OhI/AAAAAAAAABI/97iEqFTbhBE/s72-c/undip+tmbalang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-7656472091143403830</id><published>2008-01-10T08:23:00.002-08:00</published><updated>2008-01-10T08:26:26.556-08:00</updated><title type='text'>Hilangnya Taring Sang Kucing Garong</title><content type='html'>Sejak dimunculkannya MPO dalam tubuh HMI, organisasi yang.........&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-7656472091143403830?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/7656472091143403830/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=7656472091143403830' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/7656472091143403830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/7656472091143403830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2008/01/hilangnya-taring-sang-kucing-garong.html' title='Hilangnya Taring Sang Kucing Garong'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-7982202268659099200</id><published>2008-01-10T08:17:00.000-08:00</published><updated>2008-01-10T08:19:04.463-08:00</updated><title type='text'>Posting Tulisan Mantan Pengurus KPN HMI</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;color:#333333;"&gt;&lt;strong&gt;Menggerakkan Nasionalisme Dalam Islam&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;   &lt;span style="font-size:78%;"&gt;Oleh :LUKMAN WIBOWO&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;      &lt;p&gt;&lt;img src="http://hminews.com/modules/kolom/images/FOTO%20LUKMAN.JPG" class="img" align="left" border="0" height="118" hspace="3" vspace="3" width="100" /&gt;   &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;"&gt;Sebagian dari kita mungkin tidak menyadari tentang keunikan umat Islam bangsa ini. Indonesia dapat dikatakan merupakan satu-satunya bangsa muslim yang menggunakan aksara latin untuk bahasa nasionalnya. Selain Indonesia, semua bangsa muslim di belahan dunia mempergunakan huruf arab, kecuali dua: Turki karena nasionalisasi negara oleh Musthafa Kemal dan Bangladeh dengan huruf Bengali yang tetap dipertahankan sebagai bagian dari nasionalismenya. Dalam pada itu, Indonesia juga satu-satunya negara di Asia yang menuliskan bahasa nasionalnya dengan huruf latin, dimana semua bangsa Asia memakai huruf nasionalnya masing-masing.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;"&gt;Maka, dalam konteks ini—bagi Nurcholis Madjid (1992 : 5)—Indonesia itu sangat unik, dan termasuk komunitas muslim yang paling sedikit ter-“arab”-kan. Komunitas muslim di Indonesia berada dalam &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;"&gt;lingkungan budaya besar melayu (&lt;i&gt;Malayu-Islamic Civilization&lt;/i&gt;) yang meliputi Asia Tenggara. Karakter khas—istilahnya Cak Nur—&lt;i&gt;Archipelagic Islam&lt;/i&gt; (Islam&lt;i&gt; &lt;/i&gt;Kepulauan) di Asia Tenggara, termasuk Indonesia ditunjukkan dengan model keberislaman yang begitu kaya dengan berbagai macam citarasa kebudayaan yang pernah muncul di dunia serta mempunyai tingkat toleransi antar umat beragama yang sangat tinggi. Artinya dari sudut pandang ini, bahwa untuk keIslaman di Indonesia, salah satu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;point&lt;/i&gt; yang terpenting adalah bagaimana adanya penegakan moralitas kebangsaan (&lt;i&gt;nasionalism morality&lt;/i&gt;) atas nilai-nilai Islam itu sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;"&gt;Distorsi Makna Nasionalisme&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;"&gt;Nasionalisme dan Islam memang mempunyai definisinya sendiri-sendiri. Akan tetapi keduanya dapat berjalan dalam kepentingan positif yang sama. Adagium yang menyatakan &lt;i&gt;cinta tanah air adalah sebagian dari iman,&lt;/i&gt; menunjukkan suatu prinsip yang menghargai “lokalitas ruang dan waktu” dimana bangsa itu hidup, dengan tetap mengindahkan nilai-nilai universal Islam yang &lt;i&gt;rahmatan lil alamin.&lt;/i&gt; Setidaknya begitulah hipotesis idealnya. Namun pada tataran yang real, kita banyak dihadapkan oleh persoalan politik kekuasaan—baik dalam kepentingan penguasa negara (&lt;i&gt;internal&lt;/i&gt;) maupun &lt;i&gt;internasional&lt;/i&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;"&gt;Secara &lt;i&gt;internal&lt;/i&gt; kenegaraan, pada k&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;" lang="SV"&gt;enyataannya makna nasionalisme sering kali terlihat sebagai sebuah proses yang ”digurui” oleh elit penguasa. Kelas dominan memiliki peranan lebih penting dalam menafsirkan nasionalisme daripada kelas yang terdominasi (Sulfikar Amir, 2005). &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;"&gt;Contohnya saja, nasionalisme yang didefinisikan oleh Orde Baru tidak berangkat dari visi keindonesiaan yang terbuka. Nasionalisme di masa Orba&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;" lang="SV"&gt; dibangun atas perekonomian kapitalisme internasional. Menurut pemerintah Orba, ekonomi adalah parameter utama bagi sebuah stabilitas politik, dan tesis itu diukur manakala rezim Orde Lama terperosok lantaran tata perekonomian negara yang amat lemah. Kegagalan membangun pondasi ekonomi oleh Orde Lama, memang layak dijadikan pelajaran, tetapi bukan berarti lalu perekonomian bangsa kita harus menghamba kepada kekuatan modal asing.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;" lang="SV"&gt;Di masa pra-reformasi, kekerasan sosial-politik yang dibingkai atas nama Asas Tunggal Pancasila (ATP, tahun 1985) dan kekerasan fisik oleh militerisme, pada klimaksnya benar-benar telah mengubur visi keislaman-kebangsaan dalam nasionalisme Indonesia. Ketika itu, negara memiliki otoritas penuh dalam mendefinisikan nasionalisme, dan sekaligus berhak menjustifikasi siapa yang disebut sebagai nasionalis dan siapa yang tidak&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;"&gt;. P&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;" lang="SV"&gt;emaknaan nasionalisme ”ciptaan sang penguasa” lalu diseminasi melalui berbagai lembaga (seperti: institusi sekolah, media massa, maupun doktrin negara) dengan strategi penataran-penataran, menyusun kurikulum pro-penguasa, dan sebagainya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;" lang="SV"&gt;Sementara, di era paska-reformasi ini, model nasionalisme &lt;i&gt;ala&lt;/i&gt; Orba belum sepenuhnya hilang. Beberapa daerah masih ada yang ingin memisahkan diri dari NKRI. Ini tentu sebuah kritik, bahwa kampanye nasionalisme oleh pemerintah kurang bersendikan pada anasir keadilan sosial. Selebihnya, definisi nasionalisme masih belum beranjak dari dominasi kekuasaan, terutama kuasa kaum pemodal dan elit birokrat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;" lang="SV"&gt;Kepentingan Kapitalisme Global&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;"&gt;Dari segi kepentingan internasional, kapitalisme global bersungguh-sungguh ingin menjadikan semua bangsa di dunia sebagai satu-kesatuan yang seragam—yang meminjam istilah Alexander Kojeve, sebagai “masyarakat homogen universal”—dalam ideologi materialisme. Tiga strategi kapitalisme (yaitu: Ideologisasi politik melalui demokrasi liberal, cengkeraman ekonomi melalui neoliberalisme, serta penyeragaman budaya melalui pola kosumerisme) bekerja demi tujuan ke arah masyarakat tersebut. .Melalui gerakan globalisasinya, potensi keanekaragaman kultural dan kearifan lokal (&lt;i&gt;local wisdom&lt;/i&gt;), dengan sendirinya akan tercerabut dari akar kehidupan berbangsa kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;"&gt;Francis Fukuyama, seorang pemikir bermazhab materalisme, teramat yakin bahwa cita-cita globalisasi sebagai babak akhir sejarah dunia (&lt;i&gt;the end of history&lt;/i&gt;), pasti terwujud. Bahkan kepada kelompok-kelompok yang masih percaya dan memperjuangkan eksistensi nasionalisme, “ejekan” Fukuyama begitu tajam: &lt;i&gt;…akhir sejarah (kemenangan globalisasi) akan merupakan saat yang “menyedihkan”. Perjuangan untuk mendapatkan pengakuan, kesediaan mengorbankan nyawa untuk tujuan yang benar-benar abstrak, perjuangan ideologis dan idealisme digantikan oleh perhitungan ekonomis, dan pemuasan tuntutan konsumen yang bercita rasa tinggi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;"&gt;Dari titik permasalahan inilah, seharusnya Islam di Indonesia hadir bukan hanya sebagai ritual dan estetik simbolisasi, melainkan sebagai penguatan atas nilai-nilai etik nasionalisme dalam proses kebangsaannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;"&gt;Globalisasi Versus Universalisasi Islam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;"&gt;Universalisasi nilai Islam dan globalisasi, pada pengertian berupaya melintasi sekat-sekat apapun di belahan dunia, mungkin bisa dikatakan sama. Tetapi, keduanya saling bertolak belakang secara ideologis dan tujuan yang hendak dicapainya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;"&gt;Globalisasi mengandung ideologi materialisme yang berambisi menjadikan seluruh umat manusia masuk dalam kerangka pandang (&lt;i&gt;point of view&lt;/i&gt;) kapitalistik. Segalanya diukur melalui kepuasan ragawi, dan pemenuhan ekonomi &lt;i&gt;ansich&lt;/i&gt;. Dalam konteks kejiwaan, materialisme sebenarnya tidak memerdekakan manusia dari nafsu keinginan duniawi, melainkan pada ujungnya manusia akan merasa terbelenggu oleh hasratnya untuk berkuasa (&lt;i&gt;will to power&lt;/i&gt;). Secara otomatis, kerakusan pada segala hal, akan melanda manusia. Korupsi, eksploitasi alam, dan pola hidup konsumtif, hanyalah satu dari sekian efek negatif dari pengaruh ideologi materialisme.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;"&gt;Lain halnya dengan globalisasi, universalisasi Islam adalah ikhtiar untuk menanamkan kesadaran moral yang kokoh pada manusia untuk menunaikan kewajibannya sebagai &lt;i&gt;khalifah&lt;/i&gt; di muka bumi. Misi kekhalifahan itu bermaksud menjadikan dunia sejahtera dalam asas keadaban, keadilan, serta egaliterian—dan tentu saja menghargai keanekaragaman sosial budaya manusia di berbagai wilayah dunia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;"&gt;Di samping itu, perlu digarisbawahi bahwa universalisasi Islam hanya menekankan pada aspek &lt;i&gt;practical value&lt;/i&gt; (penerapan nilai) Ilahiyah, bukan berpretensi pada penyeragaman identitas beragama. Ini berarti, umat muslim berkomitmen menghadirkan nuansa ke&lt;i&gt;ilahi&lt;/i&gt;an bagi seluruh pluralitas bangsa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;"&gt;Menggerakkan Nasionalisme Islam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;"&gt;Semantik serta pendefinisian Islam niscaya mengalami penekanan implikasi yang berbeda dimana suatu bangsa itu hidup dan berkembang. Demikian pula pada definisi nasionalisme. &lt;i&gt;Islam&lt;/i&gt; yang berarti “penyelamatan” dan &lt;i&gt;nasion &lt;/i&gt;(bhs Latin, &lt;i&gt;nascor&lt;/i&gt;) yang bermakna “saya lahir” atau “tanah kelahiran”, dalam konteks kekinian Indonesia, dapat disatukan misinya. Oleh karena itu, jika definisi nasionalisme Indonesia di arahkan pada usaha menjaga "menyelamatkan tanah air” dalam rangka memandirikan dan mensejahterakan masyarakatnya, misi ini sama sekali tidak berlawanan dengan visi keislaman yang universal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;"&gt;Untuk itu, kiranya ada dua agenda kerja umum yang mesti dipertegas dalam konsepsi nasionalisme Islam Indonesia, yakni: mempertahankan kedirian bangsa (&lt;i&gt;nationalist personality&lt;/i&gt;) dan melawan hegemoni eko-politik asing. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;"&gt;Pertama,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;"&gt; umat Islam Indonesia harus tetap menyatakan “negara ini ada”. Negara nasion Indonesia yang sudah terbukti korup, tidak dengan serta merta lalu kita biarkan lenyap dari panggung teritorial dunia. Justru, adalah tugas kaum muslim untuk menghapus praktik-praktik KKN dan eksploitatif dari sistem pemerintahan. Nasionalisme harus diimplementasikan pada &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;" lang="IN"&gt;partisipasi sosial-politik kita dalam kenegaraan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;" lang="IN"&gt;Di saat yang sama, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;"&gt;nasionalisme di dalam Islam sepatutnya tumbuh sebagai perjuangan memperkuat jati diri bangsa Indonesia yang humanis, jujur, tak individualis, dan bermoral. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;" lang="IN"&gt;Gerak nasionalisme ini bekerja keras dalam usaha mengembalikan citra diri maupun pribadi yang sejati. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;"&gt;Pribadi bangsa yang besar namun bersahaja, kaya akan kebudayaan namun toleran pada perbedaan, dan memiliki sifat &lt;i&gt;welah asih&lt;/i&gt; yang mendalam. Bukan bangsa yang korup, tidak mandiri, konsumtif, dan menjadi ekor bagi kekuasaan neoliberalisme internasional, seperti saat ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;" lang="IN"&gt;Kedua,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;" lang="IN"&gt; r&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;" lang="SV"&gt;uang-ruang pengambilan kebijakan publik yang terbuka saat ini dapat digunakan untuk membantu pemerintah dalam rangka keluar dari tekanan neoliberalisme yang sedang melakukan proses &lt;i&gt;stateless.&lt;/i&gt; Penghilangan ”fungsi negara” merupakan fenomena serta konsekuensi dari sistem tersebut. Karenanya, diperlukan perlawanan kuat dalam payung &lt;i&gt;common platform&lt;/i&gt; dari seluruh elemen bangsa (&lt;i&gt;nation&lt;/i&gt;s) terhadap kekuatan-kekuatan penyangga neoliberalistik. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;" lang="SV"&gt;Lebih lanjut, nasion Indonesia harus dimaknai sebagai medan jihad dalam berislam. Seperti yang sudah dipahami, Islam memang tidak mengenal batas-batas teritorial ataupun rasialitas dalam perjuangannya. Namun sebagai lingkup kewilayahan bangsa muslim terbesar di dunia, Indonesia pantas dibela sebagai konsep iman yang mencakup cinta pada tanah air. Artinya, nasionalisme diperkuat di ”medan teritorial” Indonesia dalam kerangka dakwah Islam yang bervisi mensejahterakan alam semesta. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: right; text-indent: 36pt;" class="MsoNormal" align="right"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;" lang="SV"&gt;Lukman Wibowo&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: right; text-indent: 36pt;" class="MsoNormal" align="right"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;" lang="SV"&gt;Dosen Akademi Widya Buana Semarang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: right; text-indent: 36pt;" class="MsoNormal" align="right"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;" lang="SV"&gt;Mantan Ketua Umum HMI Korkom Unnes Raya (Periode 2001-2002)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Georgia; color: black;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-7982202268659099200?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/7982202268659099200/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=7982202268659099200' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/7982202268659099200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/7982202268659099200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2008/01/posting-tulisan-mantan-pengurus-kpn-hmi.html' title='Posting Tulisan Mantan Pengurus KPN HMI'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-6532563849102594284</id><published>2008-01-08T23:00:00.001-08:00</published><updated>2008-01-08T23:10:55.662-08:00</updated><title type='text'>H. Muhammad Karnoto Zarkazy (Salah Satu Pendiri HMI)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/R4RzTuy6OfI/AAAAAAAAAA0/7f1CHDtBQ-U/s1600-h/Recovered_JPEG+Digital+Camera_28.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/R4RzTuy6OfI/AAAAAAAAAA0/7f1CHDtBQ-U/s320/Recovered_JPEG+Digital+Camera_28.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153370656434960882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-6532563849102594284?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/6532563849102594284/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=6532563849102594284' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/6532563849102594284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/6532563849102594284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2008/01/h-muhammad-karnoto-zarkazy-salah-satu.html' title='H. Muhammad Karnoto Zarkazy (Salah Satu Pendiri HMI)'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/R4RzTuy6OfI/AAAAAAAAAA0/7f1CHDtBQ-U/s72-c/Recovered_JPEG+Digital+Camera_28.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-4537037622633272361</id><published>2008-01-08T05:02:00.001-08:00</published><updated>2008-01-08T05:11:25.984-08:00</updated><title type='text'>Jadi Pinsid</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/R4N1O-y6OeI/AAAAAAAAAAs/xBgdfpAtAms/s1600-h/DSC01363.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/R4N1O-y6OeI/AAAAAAAAAAs/xBgdfpAtAms/s320/DSC01363.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153091298877127138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-4537037622633272361?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/4537037622633272361/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=4537037622633272361' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/4537037622633272361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/4537037622633272361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2008/01/jadi-pinsid.html' title='Jadi Pinsid'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/R4N1O-y6OeI/AAAAAAAAAAs/xBgdfpAtAms/s72-c/DSC01363.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-3716639802011524992</id><published>2008-01-08T04:59:00.001-08:00</published><updated>2008-01-08T05:00:44.940-08:00</updated><title type='text'>Konferensi 48</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/R4Nz2Oy6OdI/AAAAAAAAAAk/dSvEpK1P0i4/s1600-h/CessBoyz.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/R4Nz2Oy6OdI/AAAAAAAAAAk/dSvEpK1P0i4/s320/CessBoyz.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153089774163737042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-3716639802011524992?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/3716639802011524992/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=3716639802011524992' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/3716639802011524992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/3716639802011524992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2008/01/konferensi-48.html' title='Konferensi 48'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/R4Nz2Oy6OdI/AAAAAAAAAAk/dSvEpK1P0i4/s72-c/CessBoyz.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-651635670301349879</id><published>2008-01-08T04:45:00.000-08:00</published><updated>2008-01-08T04:57:03.461-08:00</updated><title type='text'>Rame2</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/R4Nxouy6OcI/AAAAAAAAAAc/lb500nN0mfg/s1600-h/Recovered_JPEG+Digital+Camera_178.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/R4Nxouy6OcI/AAAAAAAAAAc/lb500nN0mfg/s320/Recovered_JPEG+Digital+Camera_178.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153087343212247490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-651635670301349879?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/651635670301349879/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=651635670301349879' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/651635670301349879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/651635670301349879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2008/01/rame2.html' title='Rame2'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_XgDwzc3cFzA/R4Nxouy6OcI/AAAAAAAAAAc/lb500nN0mfg/s72-c/Recovered_JPEG+Digital+Camera_178.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-3449709257207186002</id><published>2007-12-09T22:20:00.000-08:00</published><updated>2007-12-09T22:31:13.296-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='http://www.blogger.com/img/gl.photo.gif'/><title type='text'>Coba Up Load Gambar</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-3449709257207186002?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/3449709257207186002/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=3449709257207186002' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/3449709257207186002'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/3449709257207186002'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2007/12/coba-up-load-gambar.html' title='Coba Up Load Gambar'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-7034354241887457581</id><published>2007-12-09T05:49:00.000-08:00</published><updated>2007-12-09T05:53:42.943-08:00</updated><title type='text'>SANG PEMIMPIN 'BESAR'</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title"&gt;&lt;br /&gt;       &lt;/h3&gt;                 &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Oleh : Rus'an Latuconsina&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://ruslatuconsina.blogspot.com/"&gt;www.ruslatuconsina.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pernyataan yang terkenal mengenai manusia besar yang namanya selalu diucap bibir anak-anak zaman. Yakni sejarah adalah kisah para hero atau kisah para raja dengan dinasti atau kerajaannya. Walaupun pernyataan ini tidak semua orang menyetujuinya, namun dalam batas tertentu ada abenarnya dalam fakta atau lukisan sejarah. Cobalah tengok legenda kemasyhuran Alexander The Great yang memimpin sepertiga belahan dunia beserta kekayaan peradabannya dengan strategi ekspansi yang mencengangkan, pun dalam waktu yang relative masih muda. Tinta sejarah kemudian dibasahkan untuk menorehkan ketokohan Alexander beserta segenap karir kekuasaannya, seolah-olah imperium yang dibangun tersebut adalah manifestasi imajinasi serta representasi dari namanya. Alexander The Great adalah symbol dari sebuah imperium besar yang takluk di bawahnya, yang terbentang dari perairan Aegea di Yunani hingga semenanjung Afrika bagian utara di selatan serta babilonia dan India di timur. Sejarah imperiumnya adalah biografi kepemimpinannya. Hal yang sama dapat terjadi pada tokoh-tokoh dunia yang lain. Misalnya Soekarno, Hatta, Pangeran Diponegoro, Teuku Umar, sampai Che Guevara dan Malcolm X. Mereka terlibat dalam dinamika sejarah, berani mengambil risiko dan bergulat memperjuangkan cita-cita untuk mengubah realitas sejarah kala itu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kedirian yang unik, dalam artian bersedia mengambil penyikapan alternative dan menyimpang dari kelaziman zaman demi tujuan hidup yang lebih baik itulah yang membuat mereka tidak rela dilupakan oleh sejarah. Sejarah menyukai tipikal manusia yang unik. Karena tipikal unik berbeda dari yang umum, memiliki identitas dan peran yang menggambarkan rasa kemanusiaan yang betul-betul baru. Keunikan pada saat keberanian menentang realitas tiranik, menolak takluk untuk menjilati kaki-kaki pemilik privilege yang pro status quo. Keunikan memiliki citra yang menarik. Ia akan dituturkan oleh penyuka bahasa lisan dengan pengkhidmatan yang proporsional dan kadang meresonansikan kerjapan sosok mitologis. Namun ia akan ditorehkan dengan tinta sejrah, agar kelak dapat diingat, bukan untuk disembah, namun sebagai tugu peringatan, bahwa spirit perjuangannya haruslah terus dinyalakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali manusia ‘besar’ di sepanjang usia bumi yang sempat dihuni manusia. Mereka menjadi terkenal karena integritas pribadinya dalam konsistensi memperjuangkan berubahnya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;das sein&lt;/span&gt; menuju &lt;span style="font-style: italic;"&gt;das sollen&lt;/span&gt; dengan segenap kekuatan manusiawinya. Mereka berupaya memutar roda-roda kehidupan sebagaimana layaknya menuju keserasian hidup. Harapannya besar sebesar wawasan berpikirnya. Daya berpikirnya yang mendapat pencerahan mengenai hakikat kemanusiaan dan kehidupan, akan terdorong untuk membumikan ide-ide besar yang revolusioner. Pikiran-pikiran besar yang berhasil terartikulasikan dalam realitas kehidupan dan membawa perubahan yang besar menuju kebaikan kemanusiaan, selalu dicatat sebagai amal kebaikan dan orang akan selalu mengenangnya sebagai tokoh yang beramal saleh. Tindakan yang revolusioner haruslah berdasar kepada kemaslahatan kemanusiaan serta dalam bingkai kepasrahan total kepada Sang Pemilik alam semesta ini, sehingga nantinya sebuah revolusi atau perubahan-perubahan social tertentu tidak kembali melahirkan tirani social yang baru.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-7034354241887457581?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/7034354241887457581/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=7034354241887457581' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/7034354241887457581'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/7034354241887457581'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2007/12/sang-pemimpin-besar.html' title='SANG PEMIMPIN &apos;BESAR&apos;'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-5075817520848268049</id><published>2007-12-05T06:19:00.000-08:00</published><updated>2007-12-09T22:51:28.010-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;SELAMAT DAN SUKSES ATAS TERSELENGGARANYA&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;RAK VIII HMI KOMISARIAT TEMBALANG UNDIP&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;yang Menetapkan Saudara&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;TAMRIN&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;(Ketua Dema PSIK/BEM Keperawatan Undip 2006 - 2007)&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Sebagai Ketua Umum Sekaligus Formateur&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;HMI Kom. Tembalang UNDIP&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Periode 2007 - 2008&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-5075817520848268049?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/5075817520848268049/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=5075817520848268049' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/5075817520848268049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/5075817520848268049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2007/12/selamat-dan-sukses-atas.html' title=''/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-7958022770254880948</id><published>2007-11-12T22:05:00.001-08:00</published><updated>2007-11-12T22:22:59.812-08:00</updated><title type='text'>OPEN RECRUITMENT</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:180%;"&gt;BASIC TRAINING KE 141&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Semarang&lt;br /&gt;        Masjid As Salam, Ngesrep, Semarang&lt;br /&gt;                 22 - 25 November 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Segera Hubungi :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sekretariat HMI Cabang Seamarang :&lt;br /&gt;Jl. Lemah Gempal IV No. 25, Bulu Stalan, Semarang&lt;br /&gt;Telp. 024 70366340&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;atau&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HMI Komisariat Tembalang Undip :&lt;br /&gt;Wisma Avicenna : Jl. Timoho Barat II No. 10A, Bulusan&lt;br /&gt;Tembalang, Semarang 50277 Telp.085640756054&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-7958022770254880948?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/7958022770254880948/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=7958022770254880948' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/7958022770254880948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/7958022770254880948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2007/11/open-recruitment.html' title='OPEN RECRUITMENT'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-4149575345561701870</id><published>2007-10-29T19:33:00.000-07:00</published><updated>2007-10-29T19:45:43.676-07:00</updated><title type='text'>Ucapan Selamat</title><content type='html'>HMI Komisariat Tembalang Undip Mengucapkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SELAMAT DAN SUKSES ATAS TERSELENGGARANYA&lt;br /&gt;INTERMEDIATE TRAINING (LK II) Dengan Tema&lt;br /&gt;"AKTUALISASI PERAN GERAKAN INTELEKTUAL DALAM MENGHADAPI ARUS GLOBALISASI MENUJU MASYARAKAT MADANI"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-4149575345561701870?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/4149575345561701870/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=4149575345561701870' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/4149575345561701870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/4149575345561701870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2007/10/ucapan-selamat.html' title='Ucapan Selamat'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-488099482365370600</id><published>2007-09-27T18:59:00.000-07:00</published><updated>2007-09-27T19:02:51.004-07:00</updated><title type='text'>Keutamaan Berbakti kepada Orang Tua</title><content type='html'>&lt;small&gt;   &lt;/small&gt; &lt;small&gt;      &lt;/small&gt;&lt;small&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 13.5pt; font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;KotaSantri.com : &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Di antara fadhilah (keutamaan) berbakti kepada kedua orang tua adalah : Pertama, bahwa berbakti kepada kedua orang tua adalah amal yang paling utama. Dengan dasar diantaranya yaitu hadits Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam yang disepakati oleh Bukhari dan Muslim, dari sahabat Abu Abdirrahman Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu. "Artinya : Dari Abdullah bin Mas'ud katanya, "Aku bertanya kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam tentang amal-amal yang paling utama dan dicintai Allah? Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab, Pertama shalat pada waktunya (dalam riwayat lain disebutkan shalat di awal waktunya), kedua berbakti kepada kedua orang tua, ketiga jihad di jalan Allah." (Hadits Riwayat Bukhari I/134, Muslim No.85, Fathul Baari 2/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian jika ingin kebajikan harus didahulukan amal-amal yang paling utama di antaranya adalah birrul walidain (berbakti kepada kedua orang tua).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, bahwa ridha Allah tergantung kepada keridhaan orang tua. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad, Ibnu HIbban, Hakim dan Imam Tirmidzi dari sahabat Abdillah bin Amr dikatakan. "Artinya : Dari Abdillah bin Amr bin Ash Radhiyallahu 'anhuma dikatakan bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Ridha Allah tergantung kepada keridhaan orang tua dan murka Allah tergantung kepada kemurkaan orang tua." (Hadits Riwayat Bukhari dalam Adabul Mufrad (2), Ibnu Hibban (2026-Mawarid-), Tirmidzi (1900), Hakim (4/151-152)).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, bahwa berbakti kepada kedua orang tua dapat menghilangkan kesulitan yang sedang dialami yaitu dengan cara bertawasul dengan amal shahih tersebut. Dengan dasar hadits Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dari Ibnu Umar. Artinya : Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Pada suatu hari tiga orang berjalan, lalu kehujanan. Mereka berteduh pada sebuah gua di kaki sebuah gunung. Ketika mereka ada di dalamnya, tiba-tiba sebuah batu besar runtuh dan menutupi pintu gua. Sebagian mereka berkata pada yang lain, Ingatlah amal terbaik yang pernah kamu lakukan. Kemudian mereka memohon kepada Allah dan bertawassul melalui amal tersebut, dengan harapan agar Allah menghilangkan kesulitan tersebut. Salah satu diantara mereka berkata, Ya Allah, sesungguhnya aku mempunyai kedua orang tua yang sudah lanjut usia sedangkan aku mempunyai istri dan anak-anak yang masih kecil. Aku mengembala kambing, ketika pulang ke rumah aku selalu memerah susu dan memberikan kepada kedua orangtuaku sebelum orang lain. Suatu hari aku harus berjalan jauh untuk mencari kayu bakar dan mencari nafkah sehingga pulang telah larut malam dan aku dapati kedua orangtuaku sudah tertidur, lalu aku tetap memerah susu sebagaimana sebelumnya. Susu tersebut tetap aku pegang lalu aku mendatangi keduanya namun keduanya masih tertidur pulas. Anak-anakku merengek-rengek menangis untuk meminta susu ini dan aku tidak memberikannya. Aku tidak akan memberikan kepada siapa pun sebelum susu yang aku perah ini kuberikan kepada kedua orangtuaku. Kemudian aku tunggu sampai keduanya bangun. Pagi hari ketika orangtuaku bangun, aku berikan susu ini kepada keduanya. Setelah keduanya minum lalu kuberikan kepada anak-anaku. Ya Allah, seandainya perbuatan ini adalah perbuatan yang baik karena Engkau ya Allah, bukakanlah. Maka batu yang menutupi pintu gua itu pun bergeser." (Hadits Riwayat Bukhari (Fathul Baari 4/449 No. 2272), Muslim (2473) (100) Bab Qishshah Ashabil Ghaar Ats Tsalatsah Wat-Tawasul bi Shalihil A'mal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini menunjukkan bahwa perbuatan berbakti kepada kedua orang tua yang pernah kita lakukan, dapat digunakan untuk bertawassul kepada Allah ketika kita mengalami kesulitan, Insya Allah kesulitan tersebut akan hilang. Berbagai kesulitan yang dialami seseorang saat ini diantaranya karena perbuatan durhaka kepada kedua orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita mengetahui, bagaimana beratnya orang tua kita telah bersusah payah untuk kita, maka perbuatan 'Si Anak' yang 'bergadang' untuk memerah susu tersebut belum sebanding dengan jasa orang tuanya ketika mengurusnya sewaktu kecil. 'Si Anak' melakukan pekerjaan tersebut tiap hari dengan tidak ada perasaan bosan dan lelah atau yang lainnya. Bahkan ketika kedua orang tuanya sudah tidur, dia rela menunggu keduanya bangun di pagi hari meskipun anaknya menangis. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan kedua orang tua harus didahulukan daripada kebutuhan anak kita sendiri dalam rangka berbakti kepada kedua orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dalam riwayat yang lain disebutkan berbakti kepada orang tua harus didahulukan daripada berbuat baik kepada istri sebagaimana diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar Radhiyallahu 'anhuma ketika diperintahkan oleh bapaknya (Umar bin Khaththab) untuk menceraikan istrinya, ia bertanya kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab, "Ceraikan istrimu." (Hadits Riwayat Abu Dawud No. 5138, Tirimidzi No. 1189 beliau berkata, "Hadits Hasan Shahih").&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat Abdullah bin Mas'ud yang disampaikan sebelumnya disebutkan bahwa berbakti kepada kedua orang tua harus didahulukan daripada jihad di jalan Allah Subhanahu wa Ta'ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu besarnya jasa kedua orang tua kita, sehingga apapun yang kita lakukan untuk berbakti kepada kedua orang tua tidak akan dapat membalas jasa keduanya. Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari disebutkan bahwa ketika sahabat Abdullah bin Umar Radhiyallahu 'anhuma melihat seorang menggendong ibunya untuk tawaf di Ka'bah dan ke mana saja 'Si Ibu' menginginkan, orang tersebut bertanya kepada, "Wahai Abdullah bin Umar, dengan perbuatanku ini apakah aku sudah membalas jasa ibuku?" Jawab Abdullah bin Umar Radhiyallahu 'anhuma, "Belum, setetes pun engkau belum dapat membalas kebaikan kedua orang tuamu." (Shahih Al Adabul Mufrad No. 9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua kita telah mengurusi kita mulai dari kandungan dengan beban yang dirasakannya sangat berat dan susah payah. Demikian juga ketika melahirkan, ibu kita mempertaruhkan jiwanya antara hidup dan mati. Ketika kita lahir, ibu lah yang menyusui kita kemudian membersihkan kotoran kita. Semuanya dilakukan oleh ibu kita, bukan oleh orang lain. Ibu kita selalu menemani ketika kita terjaga dan menangis baik di pagi, siang atau malam hari. Apabila kita sakit tidak ada yang bisa menangis kecuali ibu kita. Sementara bapak kita juga berusaha agar kita segera sembuh dengan membawa ke dokter atau yang lain. Sehingga kalau ditawarkan antara hidup dan mati, ibu kita akan memilih mati agar kita tetap hidup. Itulah jasa seorang ibu terhadap anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, bengan berbakti kepada kedua orang tua akan diluaskan rizki dan dipanjangkan umur. Sebagaimana dalam hadits yang disepakati oleh Bukhari dan Muslim, dari sahabat Anas Radhiyallahu 'anhu bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Artinya : Barangsiapa yang suka diluaskan rizkinya dan dipanjangkan umurnya maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi." (Hadits Riwayat Bukhari 7/72, Muslim 2557, Abu Dawud 1693).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat-ayat Al-Qur'an atau hadits-hadits Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dianjurkan untuk menyambung tali silaturahmi. Dalam silaturahmi, yang harus didahulukan silaturahmi kepada kedua orang tua sebelum kepada yang lain. Banyak diantara saudara-saudara kita yang sering ziarah kepada teman-temannya tetapi kepada orang tuanya sendiri jarang bahkan tidak pernah. Padahal ketika masih kecil dia selalu bersama ibu dan bapaknya. Tapi setelah dewasa, seakan-akan dia tidak pernah berkumpul bahkan tidak kenal dengan kedua orang tuanya. Sesulit apapun harus tetap diusahakan untuk bersilaturahmi kepada kedua orang tua. Karena dengan dekat kepada keduanya insya Allah akan dimudahkan rizki dan dipanjangkan umur. Sebagaimana dikatakan oleh Imam Nawawi bahwa dengan silaturahmi akan diakhirkannya ajal dan umur seseorang. Walaupun masih terdapat perbedaan dikalangan para ulama tentang masalah ini, namun pendapat yang lebih kuat berdasarkan nash dan zhahir hadits ini bahwa umurnya memang benar-benar akan dipanjangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, manfaat dari berbakti kepada kedua orang tua yaitu akan dimasukkan ke jannah (surga) oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. Di dalam hadits Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam disebutkan bahwa anak yang durhaka tidak akan masuk surga. Maka kebalikan dari hadits tersebut yaitu anak yang berbuat baik kepada kedua orang tua akan dimasukkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala ke jannah (surga).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosa-dosa yang Allah Subhanahu wa Ta'ala segerakan adzabnya di dunia diantaranya adalah berbuat zhalim dan durhaka kepada kedua orang tua. Dengan demikian jika seorang anak berbuat baik kepada kedua orang tuanya, Allah Subahanahu wa Ta'ala akan menghindarkannya dari berbagai malapetaka, dengan izin Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Disalin dari Kitab Birrul Walidain, edisi &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Berbakti Kepada Kedua Orang Tua oleh Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas, terbitan Darul Qalam - &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/small&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-488099482365370600?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/488099482365370600/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=488099482365370600' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/488099482365370600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/488099482365370600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2007/09/keutamaan-berbakti-kepada-orang-tua.html' title='Keutamaan Berbakti kepada Orang Tua'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-3087627904878968056</id><published>2007-09-27T18:49:00.000-07:00</published><updated>2007-09-27T18:54:22.612-07:00</updated><title type='text'>Adakah pacaran dalam Islam?</title><content type='html'>PACARAN, Upaya Mencari Jodoh Ideal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : Hendy Kuswaendi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KotaSantri.com : Pacaran, setiap kali kita mendengarnya akan terlintas dibenak kita sepasang anak manusia yang tengah dimabuk cinta dan dilanda asmara, saling mengungkapkan rasa sayang serta rindu, untuk akhirnya memasuki sebuah biduk pernikahan. Lalu kenapa harus dipermasalahkan? Bukankah cinta itu fitrah setiap anak adam? Bukankah orang membutuhkan tahap penjajakan sebelum pernikahan? Karena bagaimanapun juga, kegagalan saat pacaran lebih ringan daripada kegagalan setelah menikah. Marilah kira cermati masalah ini. Semoga Allah mencurahkan cahaya kebenaranNya kepada kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta, Fitrah Anak Manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia diciptakan oleh Allah ta'ala dengan membawa fitrah (insting) untuk mencintai lawan jenisnya. sebagaimana firmanNya : "Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu Wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)." (QS. Ali-Imran : 14).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Imam Qurthubi : "Allah ta'ala memulai dengan wanita karena kebanyakan manusia menginginkannya, juga karena mereka merupakan jerat-jerat syetan yang menjadi fitnah bagi kaum laki-laki, sebagaimana sabda Rasulullah SAW : "Tiadalah aku tinggalkan setelahku fitnah yang lebih berbahaya bagi laki-laki daripada wanita." (HR. Bukhari : 5696, Muslim : 2740, Tirmidzi : 2780, Ibnu Majah : 3998).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, wanita adalah fitnah terbesar dibanding yang lainnya. (Tafsir Qurthubi 2/20). Rasulullah SAW pun, sebagai manusia tak luput dari rasa cinta terhadap wanita. Dari Annas bin Malik RA berkata : Rasulullah SAW bersabda : "Disenangkan kepadaku dari urusan dunia wewangian dan wanita." (HR. Ahmad 3/285, Nasa'i 7/61, Baihaqi 7/78 dan Abu Ya'la 6/199 dengan sanad hasan. Lihat Al-Misykah : 5261).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena cinta merupakan fitrah manusia, maka Allah ta'ala menjadikan wanita sebagai perhiasan dunia dan nikmat yang dijanjikan bagi orang-orang beriman di surga dengan bidadarinya.&lt;br /&gt;Dari Abdullah bin Amr bin Ash RA berkata : Rasulullah SAW bersabda : "Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baiknya perhiasan adalah wanita yang shalihah." (HR. Muslim 10/56, Nasa'i 6/69, Ibnu Majah 1/571, Ahmad 2/168, Baihaqi 7/80).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman : "Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik." (QS. Ar-Rahman : 70).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Islam sebagai agama paripurna para Rasul, tidak membiarkan fitnah itu mengembara tanpa batas, Islam telah mengatur dengan tegas bagaimana menyalurkan cinta, juga bagaimana batas pergaulan antara dua insan lawan jenis sebelum nikah, agar semuanya tetap berada dalam koridor etika dan norma yang sesuai dengan syari'at.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Etika Pergaulan Lawan Jenis Dalam Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Menundukan pandangan terhadap lawan jenis&lt;br /&gt;Allah memerintahkan kaum laki-laki untuk menundukan pandangannya, sebagaimana firmanNya : Katakanlah kepada laki-laki yang beriman : "Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya." (QS. An-Nur : 30).&lt;br /&gt;Sebagaimana hal ini juga diperintahkan kepada wanita beriman, Allah berfirman : Dan katakanlah kepada wanita yang beriman : "Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya." (QS. An-Nur : 31).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menutup aurat&lt;br /&gt;Allah berfirman : "Dan janganlah mereka menampakan perhiasannya, kecuali yang biasa nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya." (QS. An-Nur : 31).&lt;br /&gt;Juga firmanNya : Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu'min : "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al-Ahzab : 59).&lt;br /&gt;Perintah menutup aurat juga berlaku bagi semua jenis, sebagaimana sebuah hadits : Dari Abu Sa'id Al-Khudri RA berkata : Rasulullah SAW bersabda : "Janganlah seorang laki-laki memandang aurat laki-laki, begitu juga wanita jangan melihat aurat wanita." (HR. Muslim 1/641, Abu Dawud 4018, Tirmidzi 2793, Ibnu Majah 661).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Adanya pembatas antara laki-laki dengan wanita&lt;br /&gt;Kalau ada sebuah keperluan terhadap lawan jenis, harus disampaikan dari balik tabir pembatas. Sebagaimana firmanNya : "Dan apabila kalian meminta sesuatu kepada mereka (para wanita) maka mintalah dari balik hijab." (QS. Al-Ahzab : 53).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tidak berdua-duaan dengan lawan jenis&lt;br /&gt;Dari Ibnu Abbas RA berkata : Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda; "Janganlah seorang laki-laki berdua-duaan (Khalwat) dengan wanita kecuali bersama mahramnya." (HR. Bukhari 9/330, Muslim 1341).&lt;br /&gt;Dari Jabir bin Samurah berkata : Rasulullah SAW bersabda : "Janganlah salah seorang dari kalian berdua-duaan dengan seorang wanita, karena syetan akan menjadi yang ketiganya." (HR. Ahmad 1/18, Tirmidzi 3/374 dengan sanad Shahih, lihat Takhrij Misykah 3188).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tidak mendayukan ucapan&lt;br /&gt;Seorang wanita dilarang mendayukan ucapan saat berbicara kepada selain suami. Firman Allah : "Hai istri-istri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang baik." (QS. Al-Ahzab : 32).&lt;br /&gt;Berkata Imam Ibnu Katsir : "Ini adalah beberapa etika yang diperintahkan oleh Allah kepada para istri Rasulullah saw serta para wanita mu'minah lainnya, yaitu hendaklah dia kalau berbicara dengan orang lain tanpa suara merdu, dalam artian janganlah seorang wanita berbicara dengan orang lain sebagimana dia berbicara dengan suaminya." (Tafsir Ibnu Katsir 3/530).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Tidak menyentuh lawan jenis&lt;br /&gt;Dari Ma'qil bin Yasar RA berkata : Rasulullah SAW bersabda : "Seandainya kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi itu masih lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal baginya." (HR. Thabrani dalam Mu'jam Kabir 20/174/386 dan Rauyani dalam musnadnya 1283 dengan sanad hasan, lihat Ash-Shohihah 1/447/226).&lt;br /&gt;Berkata Syaikh Al-Albani rahimahullah : "Dalam hadits ini terdapat ancaman keras terhadap orang-orang yang menyentuh wanita yang tidak halal baginya." (Ash-Shohihah 1/448).&lt;br /&gt;Rasulullah SAW tidak pernah menyentuh wanita meskipun dalam saat-saat penting seperti membai'at dan lain-lain. Dari 'Aisyah berkata : "Demi Allah, tangan Rasulullah tidak pernah menyentuh tangan wanita sama sekali meskipun saat membaiat." (HR. Bukhari 4891).&lt;br /&gt;Inilah sebagian etika pergaulan laki-laki dengan wanita selain mahram, yang mana apabila seseorang melanggar semuanya atau sebagiannya saja akan menjadi dosa zina baginya, sebagaimana sabda Rasulullah SAW : Dari Abu Hurairah RA dari Rasulullah SAW bersabda : "Sesungguhnya Allah menetapkan untuk anak adam bagiannya dari zina, yang pasti akan mengenainya. zina mata dengan memandang, zina lisan dengan berbicara, sedangkan jiwa berkeinginan serta berangan-angan, lalu farji yang akan membenarkan atau mendustakan semuanya." (HR. Bukhari 4/170, Muslim 8.52, Abu Dawud 2152).&lt;br /&gt;Padahal Allah ta'ala telah melarang perbuatan zina dan segala sesuatu yang bisa mendekati perzinaan (Lihat Hirosatul Fadhilah oleh Syaikh Bakr Abu Zaid, Hal. 94-98) sebagaimana firmanNya : "Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk." (QS. Al-Isra' : 32).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum Pacaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah memperhatikan ayat dan hadits di atas, maka tidak diragukan lagi bahwa pacaran itu haram, karena beberapa sebab berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Orang yang sedang pacaran tidak mungkin menundukan pandangannya terhadap kekasihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Orang yang sedang pacaran tidak akan bisa menjaga hijab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Orang yang sedang pacaran biasanya sering berdua-duaan dengan kekasihnya, baik di dalam rumah atau di luar rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Wanita akan bersikap manja dan mendayukan suaranya saat bersama kekasihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Pacaran identik dengan saling menyentuh antara laki-laki dengan wanita, meskipun itu hanya jabat tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Orang yang sedang pacaran, bisa dipastikan selalu membayangkan orang yang dicintainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kamus pacaran, hal-hal tersebut adalah lumrah dilakukan, padahal satu hal saja cukup untuk mengharamkan pacaran, lalu bagaimana kalau semuanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatwa Ulama' Seputar Pacaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Muhammad bin Shaleh Al-Utsaimin ditanya tentang hubungan cinta sebelum nikah (pacaran)? Jawab beliau : Jika hubungan itu sebelum akad nikah, baik sudah lamaran ataupun belum, maka hukumnya haram, karena tidak boleh seseorang untuk bersenang-senang dengan wanita asing (bukan mahramnya) baik lewat ucapan, memandang, ataupun berdua-duaan. Sebagaimana telah tsabit dari Rasulullah SAW, bahwa beliau bersabda : "Janganlah seorang laki-laki berdua-duaan dengan seorang wanita kecuali bersama mahramnya, dan janganlah seorang wanita bepergian kecuali bersama mahramnya". (Fatwa Islamiyah kumpulan Muhammad Al-Musnid 3/80).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Abdullah bin Abdur Rahman Al-Jibrin ditanya : "Kalau ada seorang laki-laki yang berkorespondensi dengan seorang wanita yang bukan mahramnya, yang pada akhirnya mereka saling mencintai, apakah perbuatan itu haram?" Jawab beliau : Perbuatan itu tidak diperbolehkan, karena bisa menimbulkan syahwat di antara keduanya, serta mendorongnya untuk bertemu dan berhubungan, yang mana korespondensi semacam itu banyak menimbulkan fitnah dan menanamkan dalam hati seseorang untuk mencintai perzinaan yang akan bisa menjerumuskan seseorang pada perbuatan keji, maka saya menasehatkan kepada setiap orang yang menginginkan kebaikan bagi dirinya untuk menghindari surat-suratan, pembicaraan lewat telepon serta perbuatan semacamnya demi menjaga agama dan kehormatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Jibrin juga ditanya : "Apa hukumnya kalau ada seorang pemuda yang belum menikah menelepon gadis yang belum menikah?" Jawab beliau : Tidak boleh berbicara dengan wanita asing (bukan mahramnya) dengan pembicaraan yang bisa menimbulkan syahwat, seperti rayuan, mendayukan suara baik lewat telepon maupun lainnya. Sebagaimana firman Allah ta'ala : "Dan janganlah kalian melembutkan suara, sehingga akan berkeinginan orang-orang yang hatinya terdapat penyakit." (QS. Al-Ahzab : 32). Adapun kalau pembicaraan itu untuk sebuah keperluan, maka hal itu tidak mengapa apabila selamat dari fitnah, akan tetapi hanya sekedar keperluan. (Fatawa Islamiyah 3/97).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syubhat dan Jawabannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, keharaman pacaran lebih jelas dari pada matahari di siang bolong. Namun begitu masih ada yang berusaha menolaknya walaupun dengan dalil yang sangat rapuh, serapuh rumah laba-laba, diantara syubhat itu adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak bisa dipukul rata bahwa pacaran itu haram, karena bisa saja orang pacaran yang Islami, tanpa melanggar syariat.&lt;br /&gt;Jawab : Istilah "Pacaran Islami" itu cuma ada dalam khayalan, dan tidak pernah ada wujudnya. Karena anggaplah bisa menghindari khalwat, menyentuh serta menutup aurat. tapi tetap tidak akan bisa menghindari dari saling memandang. Atau paling tidak membayangkan dan memikirkan kekasihnya. Yang mana hal itu sudah cukup mengharamkan pacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang sebelum memasuki dunia pernikahan, butuh untuk mengenal dahulu calon pasangan hidupnya, baik sisi fisik maupun karakter, yang mana hal itu tidak akan bisa dilakukan tanpa pacaran, karena bagaimanapun juga kegagalan sebelum menikah akan jauh lebih ringan daripada kalau terjadi setelah nikah.&lt;br /&gt;Jawab : Memang, mengenal fisik dan karakter calon istri maupun suami merupakan suatu hal yang dibutuhkan orang sebelum memasuki biduk pernikahan, agar tidak ada penyesalan di kemudian hari, juga tidak terkesan membeli kucing dalam karung. Namun, tujuan ini tidak bisa menghalalkan sesuatu yang haram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambah lagi, bahwa orang yang sedang jatuh cinta akan berusaha menanyakan segala yang baik dengan menutupi kekurangannya di hadapan kekasihnya. Juga orang yang sedang jatuh cinta akan menjadi buta dan tuli terhadap perbuatan kekasihnya, sehingga akan melihat semua yang dilakukannya adalah kebaikan tanpa cacat. (Lihat Faidhul Qodir oleh Imam Al-Munawi 3/454). Sebagaimana diriwayatkan dari Abu Darda : "Cintamu pada sesuatu membuatmu buta dan tuli." (Hadits lemah baik marfu' maupun mauquf, riwayat Bukhari dalam Tarikh Kabir 2/1/157, Abu Dawud 5130, Ahmad 5/194, Lihat Silsilah Dloifah 4/348/1868).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ma'raji : Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf / Majalah Al-Furqon Edisi 8 Th.II/Rabi'ul Awwal 1424.&lt;br /&gt;Yang nulis : HMI Komstek&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-3087627904878968056?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/3087627904878968056/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=3087627904878968056' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/3087627904878968056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/3087627904878968056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2007/09/adakah-pacaran-dalam-islam.html' title='Adakah pacaran dalam Islam?'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-6650792139556738592</id><published>2007-09-26T07:38:00.000-07:00</published><updated>2007-09-26T07:40:51.215-07:00</updated><title type='text'>Berapa Lama Kita Dikubur?</title><content type='html'>Awan sedikit mendung, ketika kaki-kaki&lt;br /&gt;kecil Yani berlari-lari gembira di atas&lt;br /&gt;jalanan menyeberangi kawasan lampu&lt;br /&gt;merah Karet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baju merahnya yg kebesaran melambai-&lt;br /&gt;lambai ditiup angin. Tangan kanannya&lt;br /&gt;memegang es krim sambil sesekali&lt;br /&gt;mengangkatnya ke mulutnya untuk&lt;br /&gt;dicicipi, sementara tangan kirinya&lt;br /&gt;mencengkram ikatan sabuk celana&lt;br /&gt;ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yani dan ayahnya memasuki wilayah&lt;br /&gt;pemakaman umum Karet, berputar sejenak&lt;br /&gt;ke kanan dan kemudian duduk di atas&lt;br /&gt;seonggok nisan "Hj Rajawali binti&lt;br /&gt;Muhammad 19-10-1915 : 20-01-1965 "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nak, ini kubur nenekmu mari kita&lt;br /&gt;berdo'a untuk nenekmu" Yani melihat&lt;br /&gt;wajah ayahnya, lalu menirukan tangan&lt;br /&gt;ayahnya yg mengangkat ke atas dan ikut&lt;br /&gt;memejamkan mata seperti ayahnya. Ia&lt;br /&gt;mendengarkan ayahnya berdo'a untuk&lt;br /&gt;Neneknya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ayah, nenek waktu meninggal umur 50&lt;br /&gt;tahun ya Yah?" Ayahnya mengangguk&lt;br /&gt;sembari tersenyum, sembari memandang&lt;br /&gt;pusara ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hmm, berarti nenek sudah meninggal 42&lt;br /&gt;tahun ya Yah..." Kata Yani berlagak&lt;br /&gt;sambil matanya menerawang dan jarinya&lt;br /&gt;berhitung. "Ya, nenekmu sudah di dalam&lt;br /&gt;kubur selama 42 tahun ... "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yani memutar kepalanya, memandang&lt;br /&gt;sekeliling, banyak kuburan di sana . Di&lt;br /&gt;samping kuburan neneknya ada kuburan&lt;br /&gt;tua berlumut "Muhammad Zaini: 19-02-&lt;br /&gt;1882 : 30-01-1910"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hmm.. Kalau yang itu sudah meninggal&lt;br /&gt;106 tahun yang lalu ya Yah", jarinya&lt;br /&gt;menunjuk nisan di samping kubur&lt;br /&gt;neneknya. Sekali lagi ayahnya&lt;br /&gt;mengangguk. Tangannya terangkat&lt;br /&gt;mengelus kepala anak satu-satunya.&lt;br /&gt;"Memangnya kenapa ndhuk?" kata sang&lt;br /&gt;ayah menatap teduh mata anaknya. "Hmmm,&lt;br /&gt;ayah khan semalam bilang, bahwa kalau&lt;br /&gt;kita mati, lalu dikubur dan kita banyak&lt;br /&gt;dosanya, kita akan disiksa di neraka"&lt;br /&gt;kata Yani sambil meminta persetujuan&lt;br /&gt;ayahnya, "Iya kan yah?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahnya tersenyum, "Lalu?"&lt;br /&gt;"Iya .. Kalau nenek banyak dosanya,&lt;br /&gt;berarti nenek sudah disiksa selama 42&lt;br /&gt;tahun dong Yah di kubur? Kalau nenek&lt;br /&gt;banyak pahalanya, berarti sudah 42&lt;br /&gt;tahun nenek senang di kubur .... Ya&lt;br /&gt;nggak Yah?" mata Yani berbinar karena&lt;br /&gt;bisa menjelaskan kepada Ayahnya&lt;br /&gt;pendapatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahnya tersenyum, namun sekilas tampak&lt;br /&gt;keningnya berkerut, tampaknya cemas&lt;br /&gt;..... "Iya Nak, kamu pintar," kata&lt;br /&gt;ayahnya pendek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang dari pemakaman, ayah Yani tampak&lt;br /&gt;gelisah di atas sajadahnya, memikirkan&lt;br /&gt;apa yang dikatakan anaknya... 42 tahun&lt;br /&gt;hingga sekarang... kalau kiamat datang&lt;br /&gt;100 tahun lagi...142 tahun disiksa ..&lt;br /&gt;atau bahagia dikubur .... Lalu Ia&lt;br /&gt;menunduk ... Meneteskan air mata...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Ia meninggal .. Lalu banyak&lt;br /&gt;dosanya ...lalu kiamat masih 1000 tahun&lt;br /&gt;lagi berarti Ia akan disiksa 1000&lt;br /&gt;tahun?&lt;br /&gt;Innalillaahi WA inna ilaihi rooji'un&lt;br /&gt;.... Air matanya semakin banyak&lt;br /&gt;menetes, sanggupkah ia selama itu&lt;br /&gt;disiksa? Iya kalau kiamat 1000 tahun ke&lt;br /&gt;depan, kalau 2000 tahun lagi? Kalau&lt;br /&gt;3000 tahun lagi? Selama itu ia akan&lt;br /&gt;disiksa di kubur. Lalu setelah dikubur?&lt;br /&gt;Bukankah Akan lebih parah lagi?&lt;br /&gt;Tahankah? padahal melihat adegan preman&lt;br /&gt;dipukuli massa di televisi kemarin ia&lt;br /&gt;sudah tak tahan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah... Ia semakin menunduk,&lt;br /&gt;tangannya terangkat, ke atas bahunya&lt;br /&gt;naik turun tak teratur.... air matanya&lt;br /&gt;semakin membanjiri jenggotnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahumma as aluka khusnul khootimah..&lt;br /&gt;berulang kali dibacanya DOA itu hingga&lt;br /&gt;suaranya serak ... Dan ia berhenti&lt;br /&gt;sejenak ketika terdengar batuk Yani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dihampirinya Yani yang tertidur di atas&lt;br /&gt;dipan bambu. Dibetulkannya selimutnya.&lt;br /&gt;Yani terus tertidur.... tanpa tahu,&lt;br /&gt;betapa sang bapak sangat berterima&lt;br /&gt;kasih padanya karena telah&lt;br /&gt;menyadarkannya arti sebuah kehidupan...&lt;br /&gt;Dan apa yang akan datang di depannya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yaa Allah, letakkanlah dunia&lt;br /&gt;ditanganku, jangan Kau letakkan&lt;br /&gt;dihatiku..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebarkan e-mail ini ke saudara-saudara&lt;br /&gt;Kita, mudah-mudahan bermanfaat.. .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebarkanlah walau hanya 1 ayat"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-6650792139556738592?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/6650792139556738592/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=6650792139556738592' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/6650792139556738592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/6650792139556738592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2007/09/berapa-lama-kita-dikubur.html' title='Berapa Lama Kita Dikubur?'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-6932592035840521458</id><published>2007-09-26T07:26:00.000-07:00</published><updated>2007-09-26T07:35:10.257-07:00</updated><title type='text'>Jalan Panjang Menuju Gerakan Intelektual</title><content type='html'>Bla ..bla..blu..bla...blu...bla.....................................................................................................................................................................................&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-6932592035840521458?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/6932592035840521458/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=6932592035840521458' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/6932592035840521458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/6932592035840521458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2007/09/jalan-panjang-menuju-gerakan.html' title='Jalan Panjang Menuju Gerakan Intelektual'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-6851303151414151051</id><published>2007-09-06T07:32:00.000-07:00</published><updated>2007-09-06T07:47:37.496-07:00</updated><title type='text'>The Favorit Song</title><content type='html'>Mars Hijau Hitam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Bulan sabit kejayaan&lt;br /&gt; bintang lima kemenangan&lt;br /&gt; angka satu ketauhidan&lt;br /&gt; Jantung pusat kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     # Hijau keteguhan iman&lt;br /&gt;        Hitam kedalaman ilmu&lt;br /&gt;        Putih Ketulusan amal&lt;br /&gt;         Di bawah naungan Illahi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panji kemanusiaan t'lah dikibarkan&lt;br /&gt;Pena kebenaran t'lah ditorehkan&lt;br /&gt;Perisai Keadilan t'lah ditegakkan&lt;br /&gt;Himpunan Mahasiswa Islam&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;         @ Iman Perinsip abadi&lt;br /&gt;               Ilmu bekal yang hakiki&lt;br /&gt;               Amal kendaraan diri&lt;br /&gt;            Menuju Ridho Illahi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panji kemanusiaan t'lah dikibarkan&lt;br /&gt;Pena kebenaran t'lah ditorehkan&lt;br /&gt;Perisai Keadilan t'lah ditegakkan&lt;br /&gt;Himpunan Mahasiswa Islam 3x&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-6851303151414151051?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/6851303151414151051/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=6851303151414151051' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/6851303151414151051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/6851303151414151051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2007/09/mars-hijau-hitam-bulan-sabit-kejayaan.html' title='The Favorit Song'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-7811557106185998214</id><published>2007-09-05T10:31:00.000-07:00</published><updated>2007-09-05T10:36:27.188-07:00</updated><title type='text'>FOTO Kegiatan</title><content type='html'>Bedah Buku Gie&lt;br /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/HeroNet/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-2.jpg" alt="" /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/HeroNet/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-3.jpg" alt="" /&gt;http://photos-527.friendster.com/e1/photos/72/53/23413527/901773766l.jpg&lt;br /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/HeroNet/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/HeroNet/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-1.jpg" alt="" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-7811557106185998214?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/7811557106185998214/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=7811557106185998214' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/7811557106185998214'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/7811557106185998214'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2007/09/bedah-buku-gie-httpphotos-527.html' title='FOTO Kegiatan'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-3641353637608500157</id><published>2007-09-05T09:59:00.002-07:00</published><updated>2007-09-05T10:00:00.413-07:00</updated><title type='text'>Ketua PB Baru</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;color:#333333;"&gt;&lt;strong&gt;Syahrul Ketua Umum PB HMI&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;   &lt;span style="font-size:78%;"&gt;Oleh :MUHAMMAD AS&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;   &lt;span style="font-size:78%;color:#666666;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;&lt;img alt="" src="http://www.hminews.com/images/Image/Sahrul.jpg" height="167" width="150" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;  &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;  &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;Syahrul Effendi Dasopang&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;terpilih menjadi Ketua Umum HMI Periode 2007 – 2009 menyaingi kandidat lainnya dengan suara mutlak. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;Syahrul memperoleh 49 suara dari pesaingnya Mantan Ketua HMI Cabang Jogjakarta, Ma’ruf &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;yang hanya bisa mendongkrak 9 suara dari sekitar 31 cabang yang hadir dalam kongres ke-26 HMI di Jakarta, Sabtu (18/09) kemarin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;Yogi Maharesi yang disebut-sebut jadi kandidat terkuat secara mengejutkan tiba-tiba mundur dari bakal calon. “Saya pernah menjadi ketua HMI Cabang Jogjakarta, Ketua Badko Inbagteng, tapi untuk menjadi Ketua Umum PB HMI saya tidak bersedia,” kata Yogi ketika diminta kesediannya menjadi ketua Umum PB HMI di hadapan peserta kongres.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;Azwar, Mantan Ketua Badko Inbagteng periode lalu, salah satu dari empat bakal calon terpilih juga mundur. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;Usai pemungutan suara, lagu himne HMI bergema di ruang Aula Prof Lafran Pane Graha Insan Cita, Depok yang menjadi ruang Kongres ke-26 HMI. Di tempat ini pula Syahrul diambil sumpahnya sebagai Ketua Umum HMI. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Syahrul lahir di Medan pada&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;1978 di sebuah desa bernama Sapilpil, Kabupaten Labuhan Batu, sekitar 5 jam perjalanan darat dari kota Medan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;Syahrul pernah tercatat sebagai Sekretaris Umum HMI Cabang Jakarta Selatan. Dia juga pernah tercatat sebagai Ketua Badko Inbagbar dan pernah menjabat sebagai Ketua Bidang Pengkaderan PB HMI Periode 2003-2005. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;" lang="IN"&gt;Terpilihnya Syahrul merupakan jalan tengah antara pendukung gerakan intelektual dan gerakan politik yang saat ini jadi perdebatan di tubuh organisasi HMI.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;  &lt;/p&gt; &lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;"&gt;Biodata Syahrul Effendi Dasopang&lt;br /&gt;Tempat/Tanggal lahir&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;"&gt; : &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;"&gt;Medan&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;"&gt;, Sumatera Utara, 1978&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;"&gt;Pendidikan Formal&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;"&gt; : Perguruan Tinggi Ilmu Al-Quran Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;"&gt;Pendidikan di HMI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;"&gt; : &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Latihan Kader I HMI (1998); Latihan Kader II (2000); Latihan Kader III (2005).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;"&gt;Karir di HMI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;"&gt; : Sekum HMI Cabang Jaksel (2000); &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Ketua Badko Inbangbar (2001-2003); Kabid Perkaderan PB HMI (2003-2005); Majelis Syura Organisasi HMI (2005-2007); &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Ketua Umum PB HMI (2007-2009 )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;"&gt;Pekerjaan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;"&gt; : Wartawan (2005); Konsultan di Jakarta (2006 – sekarang)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-3641353637608500157?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/3641353637608500157/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=3641353637608500157' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/3641353637608500157'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/3641353637608500157'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2007/09/ketua-pb-baru.html' title='Ketua PB Baru'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-7143051827509958110</id><published>2007-09-05T09:44:00.000-07:00</published><updated>2007-09-05T09:45:48.875-07:00</updated><title type='text'>Sejarah HMI</title><content type='html'>&lt;h2 class="title"&gt;Tentang HMI&lt;/h2&gt;      &lt;div class="widget-content"&gt;     A. Definisi Sejarah&lt;br /&gt;Sejarah adalah pelajaran dan pengetahuan tentang perjalanan masa lampau ummat manusia, mengenai apa yang dikerjakan, dikatakan dan dipikirkan oleh manusia pada masa lampau, untuk menjadi cerminan dan pedoman berupa pelajaran, peringatan, kebenaran bagi masa kini dan mendatang untuk mengukuhkan hati manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Latar Belakang Sejarah Berdirinya HMI&lt;br /&gt;Kalau ditinjau secara umum ada 4 (empat) permasalahan yang menjadi latar belakang sejarah berdirinya HMI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situasi Dunia Internasional&lt;br /&gt;Berbagai argumen telah diungkapkan sebab-sebab kemunduran ummat Islam. Tetapi hanya satu hal yang mendekati kebenaran, yaitu bahwa kemunduran ummat Islam diawali dengan kemunduran berpikir, bahkan sama sekali menutup kesempatan untuk berpikir. Yang jelas ketika ummat Islam terlena dengan kebesaran dan keagungan masa lalu maka pada saat itu pula kemunduran menghinggapi kita.&lt;br /&gt;Akibat dari keterbelakangan ummat Islam , maka munculah gerakan untuk menentang keterbatasan seseorang melaksanakan ajaran Islam secara benar dan utuh. Gerakan ini disebut Gerakan Pembaharuan. Gerakan Pembaharuan ini ingin mengembalikan ajaran Islam kepada ajaran yang totalitas, dimana disadari oleh kelompok ini, bahwa Islam bukan hanya terbatas kepada hal-hal yang sakral saja, melainkan juga merupakan pola kehidupan manusia secara keseluruhan. Untuk itu sasaran Gerakan Pembaharuan atau reformasi adalah ingin mengembalikan ajaran Islam kepada proporsi yang sebenarnya, yang berpedoman kepada Al Qur'an dan Hadist Rassullulah SAW.&lt;br /&gt;Dengan timbulnya ide pembaharuan itu, maka Gerakan Pem-baharuan di dunia Islam bermunculan, seperti di Turki (1720), Mesir (1807). Begitu juga penganjurnya seperti Rifaah Badawi Ath Tahtawi (1801-1873), Muhammad Abduh (1849-1905), Muhammad Ibnu Abdul Wahab (Wahabisme) di Saudi Arabia (1703-1787), Sayyid Ahmad Khan di India (1817-1898), Muhammad Iqbal di Pakistan (1876-1938) dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situasi NKRI&lt;br /&gt;Tahun 1596 Cornrlis de Houtman mendarat di Banten. Maka sejak itu pulalah Indonesia dijajah Belanda. Imprealisme Barat selama ± 350 tahun membawa paling tidak 3 (tiga) hal :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjajahan itu sendiri dengan segala bentuk implikasinya.&lt;br /&gt;Missi dan Zending agama Kristiani.&lt;br /&gt;Peradaban Barat dengan ciri sekulerisme dan liberalisme.&lt;br /&gt;Setelah melalui perjuangan secara terus menerus dan atas rahmat Allah SWT maka pada tanggal 17 Agustus 1945, Soekarno-Hatta Sang Dwi Tunggal Proklamasi atas nama bangsa Indonesia mengumandangkan kemerdekaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi Mikrobiologis Ummat Islam di Indonesia&lt;br /&gt;Kondisi ummat Islam sebelum berdirinya HMI dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) golongan, yaitu : Pertama : Sebagian besar yang melakukan ajaran Islam itu hanya sebagai kewajiban yang diadatkan seperti dalam upacara perkawinan, kematian serta kelahiran. Kedua : Golongan alim ulama dan pengikut-pengikutnya yang mengenal dan mempraktekkan ajaran Islam sesuai yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Ketiga : Golongan alim ulama dan pengikut-pengikutnya yang terpengaruh oleh mistikisme yang menyebabkan mereka berpendirian bahwa hidup ini adalah untuk kepentingan akhirat saja. Keempat : Golongan kecil yang mencoba menyesuaikan diri dengan kemajuan jaman, selaras dengan wujud dan hakekat agama Islam. Mereka berusaha supaya agama Islam itu benar-benar dapat dipraktekkan dalam masyarakat Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi Perguruan Tinggi dan Dunia Kemahasiswaan&lt;br /&gt;Ada dua faktor yang sangat dominan yang mewarnai Perguruan Tinggi (PT) dan dunia kemahasiswaan sebelum HMI berdiri. Pertama: sistem yang diterapkan dalam dunia pendidikan umumnya dan PT khususnya adalah sistem pendidikan barat, yang mengarah kepada sekulerisme yang "mendangkalkan agama disetiap aspek kehidupan manusia". Kedua : adanya Perserikatan Mahasiswa Yogyakarta (PMY) dan Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) di Surakarta dimana kedua organisasi ini dibawah pengaruh Komunis. Bergabungnya dua faham ini (Sekuler dan Komunis), melanda dunia PT dan Kemahasiswaan, menyebabkan timbulnya "Krisis Keseimbangan" yang sangat tajam, yakni tidak adanya keselarasan antara akal dan kalbu, jasmani dan rohani, serta pemenuhan antara kebutuhan dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Berdirinya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latar Belakang Pemikiran&lt;br /&gt;Berdirinya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) diprakasai oleh Lafran Pane, seorang mahasiswa STI (Sekolah Tinggi Islam), kini UII (Universitas Islam Indonesia) yang masih duduk ditingkat I. Tentang sosok Lafran Pane, dapat diceritakan secara garis besarnya antara lain bahwa Pemuda Lafran Pane lahir di Sipirok-Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Pemuda Lafran Pane yang tumbuh dalam lingkungan nasionalis-muslim pernah menganyam pendidikan di Pesantren, Ibtidaiyah, Wusta dan sekolah Muhammadiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun latar belakang pemikirannya dalam pendirian HMI adalah: "Melihat dan menyadari keadaan kehidupan mahasiswa yang beragama Islam pada waktu itu, yang pada umumnya belum memahami dan mengamalkan ajaran agamanya. Keadaan yang demikian adalah akibat dari sitem pendidikan dan kondisi masyarakat pada waktu itu. Karena itu perlu dibentuk organisasi untuk merubah keadaan tersebut. Organisasi mahasiswa ini harus mempunyai kemampuan untuk mengikuti alam pikiran mahasiswa yang selalu menginginkan inovasi atau pembaharuan dalam segala bidang, termasuk pemahaman dan penghayatan ajaran agamanya, yaitu agama Islam. Tujuan tersebut tidak akan terlaksana kalau NKRI tidak merdeka, rakyatnya melarat. Maka organisasi ini harus turut mempertahankan Negara Republik Indonesia kedalam dan keluar, serta ikut memperhatikan dan mengusahakan kemakmuran rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa Bersejarah 5 Februari 1947&lt;br /&gt;Setelah beberapa kali mengadakan pertemuan yang berakhir dengan kegagalan. Lafran Pane mengadakan rapat tanpa undangan, yaitu dengan mengadakan pertemuan secara mendadak yang mempergunakan jam kuliah Tafsir. Ketika itu hari Rabu tanggal 14 Rabiul Awal 1366 H, bertepatan dengan 5 Februari 1947, disalah satu ruangan kuliah STI di Jalan Setiodiningratan (sekarang Panembahan Senopati), masuklah mahasiswa Lafran Pane yang dalam prakatanya dalam memimpin rapat antara lain mengatakan "Hari ini adalah pembentukan organisasi Mahasiswa Islam, karena persiapan yang diperlukan sudah beres. Yang mau menerima HMI sajalah yang diajak untuk mendirikan HMI, dan yang menentang biarlah terus menentang, toh tanpa mereka organisasi ini bisa berdiri dan berjalan"&lt;br /&gt;Pada awal pembentukkannya HMI bertujuan diantaranya antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mempertahankan dan mempertinggi derajat rakyat Indonesia.&lt;br /&gt;Menegakkan dan mengembangkan ajaran agama Islam. Sementara tokoh-tokoh pemula / pendiri HMI antara lain : Lafran Pane (Yogya), Karnoto Zarkasyi (Ambarawa), Dahlan Husein (Palembang), Maisaroh Hilal (Singapura), Suwali, Yusdi Ghozali (Semarang), Mansyur, Siti Zainah (Palembang), M. Anwar (Malang), Hasan Basri, Marwan, Zulkarnaen, Tayeb Razak, Toha Mashudi (Malang), Baidron Hadi (Yogyakarta).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor Pendukung Berdirinya HMI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi dan arti kota Yogyakarta:&lt;br /&gt;Yogyakarta sebagai Ibukota NKRI dan Kota Perjuangan&lt;br /&gt;Pusat Gerakan Islam&lt;br /&gt;Kota Universitas/ Kota Pelajar&lt;br /&gt;Pusat Kebudayaan&lt;br /&gt;Terletak di Central of Java.&lt;br /&gt;Kebutuhan Penghayatan dan Keagamaan Mahasiswa&lt;br /&gt;Adanya tuntutan perang kemerdekaan bangsa Indonesia&lt;br /&gt;Adanya STI (Sekolah Tinggi Islam), BPT (Balai Perguruan Tinggi)  Gajah Mada, STT (Sekolah Tinggi Teknik).&lt;br /&gt;Adanya dukungan Presiden STI Prof. Abdul Kahar Muzakir&lt;br /&gt;Ummat Islam Indonesia mayoritas&lt;br /&gt;Faktor Penghambat Berdirinya HMI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munculnya reaksi-reaksi dari :&lt;br /&gt;Perserikatan Mahasiswa Yogyakarta (PMY)&lt;br /&gt;Gerakan Pemuda Islam (GPII)&lt;br /&gt;Pelajar Islam Indonesia (PII)&lt;br /&gt;Fase-Fase Perkembangan HMI dalam Perjuangan Bangsa Indonesia&lt;br /&gt;Fase Konsolidasi Spiritual (1946-1947)&lt;br /&gt;Sudah diterangkan diatas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fase Pengokohan (5 Februari 1947 - 30 November 1947)&lt;br /&gt;Selama lebih kurang 9 (sembilan) bulan, reaksi-reaksi terhadap kelahiran HMI barulah berakhir. Masa sembilan bulan itu dipergunakan untuk menjawab berbagai reaksi dan tantangan yang datang silih berganti, yang kesemuanya itu semakin mengokohkan eksistensi HMI sehingga dapat berdiri tegak dan kokoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fase Perjuangan Bersenjata (1947 - 1949)&lt;br /&gt;Seiring dengan tujuan HMI yang digariskan sejak awal berdirinya, maka konsekuensinya dalam masa perang kemerdekaan, HMI terjun kegelanggang pertempuran melawan agresi yang dilakukan oleh Belanda, membantu Pemerintah, baik langsung memegang senjata bedil dan bambu runcing, sebagai staff, penerangan, penghubung. Untuk menghadapi pemberontakkan PKI di Madiun 18 September 1948, Ketua PPMI/ Wakil Ketua PB HMI Ahmad Tirtosudiro membentuk Corps Mahasiswa (CM), dengan Komandan Hartono dan wakil Komandan Ahmad Tirtosudiro, ikut membantu Pemerintah menumpas pemberontakkan PKI di Madiun, dengan mengerahkan anggota CM ke gunung-gunung, memperkuat aparat pemerintah. Sejak itulah dendam kesumat PKI terhadap HMI tertanam. Dendam disertai benci itu nampak sangat menonjol pada tahun '64-'65, disaat-saat menjelang meletusnya G30S/PKI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fase Pertumbuhan dan Perkembangan HMI (1950-1963)&lt;br /&gt;Selama para kader HMI banyak yang terjun ke gelanggang pertempuran melawan pihak-pihak agresor, selama itu pula pembinaan organisasi terabaikan. Namun hal itu dilakukan secara sadar, karena itu semua untuk merealisir tujuan dari HMI sendiri, serta dwi tugasnya yakni tugas Agama dan tugas Bangsa. Maka dengan adanya penyerahan kedaulatan Rakyat tanggal 27 Desember 1949, mahasiswa yang berniat untuk melanjutkan kuliahnya bermunculan di Yogyakarta. Sejak tahun 1950 dilaksankanlah tugas-tugas konsolidasi internal organisasi. Disadari bahwa konsolidasi organisasi adalah masalah besar sepanjang masa. Bulan Juli 1951 PB HMI dipindahkan dari Yogyakarta ke Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fase Tantangan (1964 - 1965)&lt;br /&gt;Dendam sejarah PKI kepada HMI merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi HMI. Setelah agitasi-agitasinya berhasil membubarkan Masyumi dan GPII, PKI menganggap HMI adalah kekuatan ketiga ummat Islam. Begitu bersemangatnya PKI dan simpatisannya dalam membubarkan HMI, terlihat dalam segala aksi-aksinya, Mulai dari hasutan, fitnah, propaganda hingga aksi-aksi riil berupa penculikan, dsb.&lt;br /&gt;Usaha-usaha yang gigih dari kaum komunis dalam membubarkan HMI ternyata tidak menjadi kenyataan, dan sejarahpun telah membeberkan dengan jelas siapa yang kontra revolusi, PKI dengan puncak aksi pada tanggal 30 September 1965 telah membuatnya sebagai salah satu organisasi terlarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fase Kebangkitan HMI sebagai Pelopor Orde Baru (1966 - 1968)&lt;br /&gt;HMI sebagai sumber insani bangsa turut mempelopori tegaknya Orde Baru untuk menghapuskan orde lama yang sarat dengan ketotaliterannya. Usaha-usaha itu tampak antara lain HMI melalui Wakil Ketua PB Mari'ie Muhammad memprakasai Kesatuan Aksi Mahasiswa (KAMI) 25 Oktober 1965 yang bertugas antara lain : 1) Mengamankan Pancasila. 2) Memperkuat bantuan kepada ABRI dalam penumpasan Gestapu/ PKI sampai ke akar-akarnya. Masa aksi KAMI yang pertama berupa Rapat Umum dilaksanakan tanggal 3 Nopember 1965 di halaman Fakultas Kedokteran UI Salemba Jakarta, dimana barisan HMI menunjukan superioitasnya dengan massanya yang terbesar. Puncak aksi KAMI terjadi pada tanggal 10 Januari 1966 yang mengumandangkan tuntutan rakyat dalam bentuk Tritura yang terkenal itu. Tuntutan tersebut ternyata mendapat perlakuan yang represif dari aparat keamanan sehingga tidak sedikit dari pihak mahasiswa menjadi korban. Diantaranya antara lain : Arif rahman Hakim, Zubaidah di Jakarta, Aris Munandar, Margono yang gugur di Yogyakarta, Hasannudin di Banjarmasin, Muhammad Syarif al-Kadri di Makasar, kesemuanya merupakan pahlawan-pahlawan ampera yang berjuang tanpa pamrih dan semata-mata demi kemaslahatan ummat serta keselamatan bangsa serta negara. Akhirnya puncak tututan tersebut berbuah hasil yang diharap-harapkan dengan keluarnya Supersemar sebagai tonggak sejarah berdirinya Orde Baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fase Pembangunan (1969 - 1970)&lt;br /&gt;Setelah Orde Baru mantap, Pancasila dilaksanakan secara murni serta konsekuen (meski hal ini perlu kajian lagi secara mendalam), maka sejak tanggal 1 April 1969 dimulailah Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita). HMI pun sesuai dengan 5 aspek pemikirannya turut pula memberikan sumbangan serta partisipasinya dalam era awal pembagunan. Bentuk-bentuk partisipasi HMI baik anggotanya maupun yang telah menjadi alumni meliputi diantaranya : 1) partisipasi dalam pembentukan suasana, situasi dan iklim yang memungkinkan dilaksanakannya pembangunan, 2) partisipasi dalam pemberian konsep-konsep dalam berbagai aspek pemikiran 3) partisipasi dalam bentuk pelaksana langsung dari pembangunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fase Pergolakan dan Pembaharuan Pemikiran (1970 - sekarang )&lt;br /&gt;Suatu ciri khas yang dibina oleh HMI, diantaranya adalah kebebasan berpikir dikalangan anggotanya, karena pada hakikatnya timbulnya pembaharuan karena adanya pemikiran yang bersifat dinamis dari masing-masing individu. Disebutkan bahwa fase pergolakan pemikiran ini muncul pada tahun 1970, tetapi geja-gejalanya telah nampak pada tahun 1968. Namun klimaksnya memang terjadi pada tahun 1970 di mana secara relatif masalah- masalah intern organisasi yang rutin telah terselesaikan. Sementara di sisi lain, persoalan ekstern muncul menghadang dengan segudang problema.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Billahittaufiq  wal hidayah,&lt;br /&gt;Wassalamualaikum war. wab.   &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-7143051827509958110?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/7143051827509958110/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=7143051827509958110' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/7143051827509958110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/7143051827509958110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2007/09/sejarah-hmi.html' title='Sejarah HMI'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8148858101981031054.post-113395956755026938</id><published>2007-09-05T09:37:00.000-07:00</published><updated>2007-09-05T09:42:49.585-07:00</updated><title type='text'>HMI</title><content type='html'>HMI di UNdiP&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Great Vision : "Terbinanya Mahasiswa Islam Menjadi Isnsan Ulil Albab yang Turut Serta Bertanggung Jawab terhadap Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang diridhoi Oleh Allah SWT"&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8148858101981031054-113395956755026938?l=hmialhaqundip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/feeds/113395956755026938/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8148858101981031054&amp;postID=113395956755026938' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/113395956755026938'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8148858101981031054/posts/default/113395956755026938'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hmialhaqundip.blogspot.com/2007/09/hmi.html' title='HMI'/><author><name>Avicenna Komune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15508318374074005418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
